Persis Solo Hadapi Dua Fase Krusial Hindari Degradasi

Persis Solo akan melalui dua fase penting dalam sembilan laga terakhir BRI Super League 2025/2026 untuk menjauh dari zona degradasi.

Persis Solo akan melakoni dua fase penentu dalam sembilan pertandingan sisa BRI Super League 2025/2026. Dua fase ini akan menentukan apakah Laskar Sambernyawa mampu menghindari degradasi.

Performa Persis Solo menunjukkan peningkatan signifikan di putaran kedua. Mereka berhasil melalui enam pertandingan tanpa kekalahan, menduduki peringkat 15 dengan 20 poin.

Catatan ini menjadi yang terbaik bagi Laskar Sambernyawa musim ini. Meski begitu, perjuangan untuk bertahan dari zona merah masih panjang.

Sembilan pertandingan tersisa terbagi menjadi dua fase: melawan tim dengan kekuatan setara dan tim papan atas.

Persis Solo wajib memaksimalkan poin saat menghadapi PSM Makassar (pekan ke-26), Semen Padang (pekan ke-27), dan Arema FC (pekan ke-28).

PSM hanya berjarak empat poin dari Persis Solo. Semen Padang adalah pesaing di zona merah. Arema FC tengah dalam tren negatif dengan tiga kekalahan beruntun.

Hadapi Tim Papan Atas

Fase kedua akan lebih menantang karena Persis Solo akan melawan tim-tim papan atas. Dimulai dengan Bhayangkara FC (pekan ke-29), dilanjutkan dengan Persija Jakarta (pekan ke-30).

Selanjutnya, mereka akan melawan Malut United (pekan ke-31) dan Persebaya Surabaya (pekan ke-32). Dua laga terakhir adalah melawan Dewa United dan Persita Tangerang.

Maksimalkan Laga Kandang

Persis Solo harus memanfaatkan keuntungan bermain di kandang. Awal musim, mereka melewati 11 laga kandang tanpa kemenangan.

Namun, dua laga kandang terakhir berhasil dimenangkan, saat mengalahkan Persik Kediri (2-1) dan Bali United (3-0). Ini menjadi modal penting bagi Persis.

Hingga akhir musim, mereka akan menjamu Semen Padang, Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya, dan Dewa United. Laga-laga ini adalah kesempatan untuk menjaga konsistensi poin.

Recommended