Persis Solo menghadapi misi krusial untuk lolos dari jeratan degradasi BRI Super League 2025/2026 dalam empat pertandingan sisa kompetisi yang dipertaruhkan hingga akhir musim pada Mei 2026. Laskar Sambernyawa saat ini tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan raihan 27 poin.
Dilansir dari Bola, selisih poin Persis dengan tim di zona aman sangat tipis, yakni hanya terpaut dua angka dari Madura United di posisi ke-15. Sementara itu, jarak dengan Persijap Jepara dan PSM Makassar yang berada di peringkat atasnya adalah empat poin.
Jadwal berat menanti anak asuh Milomir Seslija karena harus menghadapi deretan tim papan atas. Lawan-lawan tersebut meliputi Malut United pada pekan ke-31, Persebaya Surabaya, Dewa United, hingga Persita Tangerang di laga pamungkas musim ini.
"Masih ada 12 poin lagi yang bisa kami perjuangkan hingga sisa musim ini. Selisih kami dengan tim-tim di atas hanya empat poin. Kami masih punya dua pertandingan kandang, dan dua laga tandang," kata Milomir Seslija, Pelatih Persis Solo.
Klub asal Jawa Tengah ini memiliki modal positif berupa catatan tak terkalahkan dalam enam laga kandang terakhir di Stadion Manahan. Persis tercatat meraih empat kemenangan beruntun di rumah sendiri saat menjamu Persik Kediri, Bali United, Semen Padang, dan Bhayangkara FC.
Nasib Persis Solo juga akan bergantung pada hasil pertandingan para kompetitornya di papan bawah. Madura United, Persijap, dan PSM Makassar dijadwalkan menghadapi lawan-lawan tangguh yang sedang bersaing memperebutkan gelar juara liga.
Persijap Jepara, misalnya, harus berhadapan dengan tiga kandidat juara yakni Persija Jakarta, Borneo FC, dan Persib Bandung. Situasi ini memberikan peluang bagi Persis Solo untuk menyalip posisi mereka jika mampu memaksimalkan poin di laga sisa.