Prediksi Akhir Klasemen Liga Inggris 2026 Usai Arsenal Imbang?

Superkomputer Opta memprediksi Arsenal tetap juara Liga Inggris 2025/2026 meski ditahan imbang Wolverhampton. Bagaimana peluang Man City?

Arsenal harus puas dengan hasil imbang 2-2 melawan Wolverhampton Wanderers pada pertandingan pekan ke-31 Liga Inggris. Lantas, bagaimana prediksi superkomputer Opta terhadap klasemen akhir Premier League musim ini setelah hasil tersebut?

Pertandingan yang berlangsung di Molineux Stadium pada Kamis (19/02/2026) dini hari WIB itu, membuat Arsenal gagal memperlebar jarak dengan Manchester City.

Arsenal saat ini memimpin klasemen dengan 58 poin, unggul lima poin dari Manchester City. Wolverhampton Wanderers masih berada di dasar klasemen dengan 10 poin.

Manchester City memiliki satu pertandingan tunda melawan Crystal Palace. Jika menang, selisih poin dengan Arsenal akan terpangkas menjadi hanya dua poin.

Meskipun meraih hasil kurang memuaskan, Arsenal tetap menjadi favorit juara Liga Inggris versi superkomputer Opta. Mereka diprediksi akan finis di puncak klasemen dengan sekitar 80 poin. Meski demikian, peluang juara Arsenal mengalami penurunan dari 85,81 persen menjadi 80,92 persen.

Manchester City diprediksi finis enam poin di bawah Arsenal. Aston Villa dinilai sudah tidak lagi dalam persaingan gelar, namun berpotensi meraih posisi ketiga yang merupakan pencapaian terbaik mereka di era Premier League sejak musim 1992/1993.

Premier League berpotensi mendapatkan satu slot tambahan ke Liga Champions berkat performa apik klub-klub Inggris di kompetisi Eropa musim ini. Dengan demikian, lima besar klasemen berpeluang lolos ke Liga Champions.

Persaingan untuk memperebutkan posisi keempat dan kelima diprediksi akan berlangsung ketat. Liverpool, Chelsea, dan Manchester United diperkirakan akan finis dengan raihan sekitar 62 poin.

Liverpool sedikit lebih diunggulkan untuk meraih posisi keempat. Sementara itu, Chelsea menunjukkan peningkatan performa di bawah arahan Liam Rosenior. Manchester United yang mulai menemukan ritme bersama Michael Carrick diprediksi finis keenam dan berlaga di Liga Europa.

Recommended