PSIM Yogyakarta Gelar Program Sosial PSIM Empathy

Manajemen PSIM Yogyakarta kembali menggelar program sosial PSIM Empathy dengan berbagi kepada anak-anak panti asuhan.

PSIM Yogyakarta kembali menunjukkan kepeduliannya melalui program sosial PSIM Empathy. Pada putaran kedua yang bertajuk Self Love to Share Love, kegiatan ini dilaksanakan dengan berbagi bersama anak-anak di Panti Asuhan Putri RM Suryowinoto pada Minggu (22/2/2026).

Kegiatan ini merupakan komitmen Laskar Mataram untuk memberikan dampak positif di luar lapangan hijau. Dukungan dari berbagai sponsor seperti Taro, Le Minerale, Specs, dan Toyu turut menyukseskan acara ini. Direktur Utama PSIM Yogyakarta, Liana Tasno, hadir langsung bersama dua pemain, kiper Harlan Suardi dan bek Andy Setyo.

Dengan tema Self Love to Share Love – Second Session: Giving and Empathy Day: Love in Action, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai kepercayaan diri dan mimpi besar kepada anak-anak panti, selain berbagi kebahagiaan.

Liana Tasno menekankan pentingnya menghargai diri sendiri bagi setiap perempuan muda. Ia ingin anak-anak di panti asuhan memahami bahwa mereka memiliki nilai dan potensi besar. "Kalian berharga, kalian hebat, dan kalian berhak menyayangi diri kalian sendiri apa adanya," ujar Liana Tasno.

Liana menambahkan, "Mimpi besar adalah hak setiap perempuan serta latar belakang kita tidak sepenuhnya bisa menentukan seberapa jauh kita bisa melangkah." Sebagai figur perempuan yang memimpin klub sepak bola profesional, Liana menjadi contoh nyata bahwa keberanian bermimpi harus dibarengi kerja keras dan komitmen.

Menurut Liana, jika seseorang berani bermimpi, mau berusaha, dan terus berkomitmen, ia pasti bisa meraih apa pun yang diinginkan.

Pemain Berbagi Inspirasi

Setelah sesi bersama Liana, acara dilanjutkan dengan Meet and Greet persembahan Rexona. Harlan Suardi dan Andy Setyo membagikan kisah perjuangan mereka dalam meniti karier sebagai pesepak bola profesional.

Harlan mengungkapkan bahwa keluarga dan orang-orang terdekat selalu mendukung dan memotivasinya sejak kecil untuk meraih cita-cita sebagai pemain sepak bola profesional.

Sementara itu, Andy Setyo menceritakan bahwa awalnya orang tua sempat ragu ketika ia ingin menjadi pemain bola. Namun, ia berhasil membuktikan niatnya sehingga bisa menjadi seperti sekarang.

Surat Harapan dari Suporter

Sesi pembacaan surat harapan dari komunitas Brajamolek dan Maident Donna menambah makna kegiatan ini. Surat tersebut berisi pesan cinta, semangat, dan doa untuk masa depan anak-anak panti. Sepanjang acara, mereka terlihat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari motivasi, berbagi cerita, hingga ramah tamah bersama para pemain.

Recommended