Manajemen PSIS Semarang mulai menyusun rencana perombakan komposisi pemain untuk musim depan setelah dipastikan terhindar dari zona degradasi pada Kamis, 30 April 2026. Keputusan ini diambil guna mengejar target promosi ke kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia.
Klub berjuluk Mahesa Jenar tersebut saat ini menempati posisi ke-8 klasemen Grup Timur dengan koleksi 23 poin. Dilansir dari Bola, perolehan poin PSIS sudah tidak mungkin dikejar oleh Persiba Balikpapan yang berada di peringkat ke-9 dengan 19 poin.
Kondisi klasemen saat ini membuat pertandingan terakhir PSIS pada Sabtu (2/5/2026) tidak lagi berpengaruh pada status bertahannya tim di kasta kedua. PSIS dijadwalkan melakoni laga tandang melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Chief Operating Officer (COO) PSIS Semarang, Fariz Julinar, mengonfirmasi bahwa manajemen tengah menyiapkan perencanaan matang untuk musim depan. Fokus utama tim adalah membangun kerangka skuad yang lebih kompetitif demi meraih tiket promosi.
"Soal rencana perombakan komposisi skuad untuk musim depan, sudah pasti ada. Saat ini, kami juga sudah mulai menyiapkan tim untuk mengarungi musim depan," ujar Fariz Julinar, pengusaha asal Lamongan tersebut.
Fariz menjelaskan bahwa meskipun ada perombakan, sejumlah pemain yang ada dalam skuad saat ini tetap berpeluang untuk dipertahankan. Keputusan mengenai daftar pemain tersebut akan diambil setelah manajemen melakukan diskusi mendalam dengan jajaran tim pelatih.
Selain masalah pemain, manajemen juga masih menimbang masa depan pelatih Kas Hartadi. Pelatih berusia 55 tahun tersebut sebelumnya direkrut dengan durasi kontrak pendek selama dua bulan untuk menyelesaikan sisa musim 2025/2026.
Kas Hartadi memiliki rekam jejak yang solid dalam membawa tim promosi ke kasta tertinggi, seperti kesuksesannya bersama Kalteng Putra pada 2018 dan Dewa United pada 2021. Namun, manajemen PSIS belum memberikan kepastian resmi terkait kelanjutan kerja sama dengan pelatih asal Solo tersebut.