PSM Makassar Siap Hadapi PSIM Yogyakarta di Sultan Agung

PSM Makassar siap melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026, Jumat (10/4/2026).

PSM Makassar menyatakan kesiapannya untuk melakoni laga tandang berat melawan PSIM Yogyakarta. Pertandingan pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 ini akan terselenggara di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (10/4/2026) sore WIB, seperti dilansir dari Bola.

Asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, mengakui bahwa pertandingan tersebut tidak akan berjalan mudah. Selain kualitas tim lawan, dukungan ribuan suporter tuan rumah juga menjadi tantangan besar bagi skuad Juku Eja.

“Pastinya akan menjadi laga yang berat dan sulit buat kami. Kami tahu PSIM tim yang bagus dan bakal didukung ribuan suporternya,” ujar Ahmad Amiruddin saat sesi jumpa pers jelang laga, Kamis (9/4/2026).

Meski demikian, Amiruddin telah menekankan kepada para pemainnya bahwa dalam sepak bola, segala kemungkinan bisa terjadi. Ia meyakini, tim yang tampil lebih disiplin, agresif, dan pantang menyerah akan memiliki peluang lebih besar untuk meraih hasil terbaik.

Berdasarkan hasil analisis tim pelatih, Ahmad Amiruddin menyoroti kekuatan Laskar Mataram yang tidak hanya bergantung pada kemampuan individu. Menurutnya, PSIM Yogyakarta memiliki permainan kolektif yang solid serta agresivitas tinggi.

“Dari analisa kami pemain PSIM bagus-bagus. Tapi kami tidak mewaspadai per individu. PSIM bermain sangat agresif dan kompak. Itu yang perlu kami garis bawahi,” kata pelatih berusia 43 tahun itu.

Mantan pemain Mitra Kukar itu juga menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap waspada terhadap setiap ancaman yang muncul, terutama saat pemain PSIM memasuki area pertahanan PSM. Peringatan ini disampaikan untuk meminimalisir potensi bahaya.

“Artinya kami sudah pesan ke pemain bahwa siapa pun pemain PSIM yang masuk ke area pertahanan kami, itu pasti akan menciptakan bahaya,” pesan Amiruddin.

Misi Keluar dari Tren Negatif

Tim asal Sulawesi Selatan ini bertandang ke Bantul dalam kondisi kurang ideal, setelah gagal meraih kemenangan dalam enam pertandingan berturut-turut. Tiga poin terakhir PSM didapatkan saat menaklukkan PSBS Biak dengan skor 2-1 pada 8 Februari lalu.

Situasi semakin rumit karena pelatih kepala, Tomas Trucha, absen untuk ketiga kalinya di pinggir lapangan. Peran pelatih sementara ini masih diemban oleh Ahmad Amiruddin, sementara manajemen Juku Eja belum memberikan penjelasan resmi mengenai ketidakhadiran juru taktik asal Republik Ceska tersebut.

Meski dihadapkan pada tekanan, Amiruddin menegaskan bahwa timnya tetap membidik hasil maksimal demi keluar dari situasi sulit ini. “Target pastinya semua pelatih menginginkan yang terbaik,” tegasnya.

“Kami juga harus lihat bagaimana PSIM ketika bermain di kandang, mereka tim yang agresif. Kami ingin keluar dari situasi sulit ini dan salah satu caranya adalah meraih hasil maksimal di laga besok. Semoga Allah mudahkan kami bisa meraih poin di sini,” harapnya.

Optimisme dari Pemain Muda

Dari sisi pemain, winger muda PSM, Gala Pagamo, memastikan bahwa kondisi tim dalam keadaan siap tempur. Seluruh aspek persiapan, mulai dari teknis, taktik, hingga non-taktikal, telah dilakukan dengan maksimal.

“Untuk kondisi tim sekarang sangat baik, kami sudah mempersiapkannya dengan baik. Kami sudah latihan teknis, taktikal, dan non-taktikal, semua kami sudah pelajari,” ucap Gala.

“Semoga besok bisa melakukan instruksi dari coach dengan baik dan kami akan melakukan segalanya untuk meraih tiga poin. Mohon dukungan dari masyarakat Makassar, semoga bisa mendapat hasil maksimal,” lanjutnya.

Saat ini, PSM masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 25 poin. Sementara itu, PSIM berada di posisi kedelapan dengan 38 angka, yang mengindikasikan bahwa duel ini dipastikan akan berlangsung sengit.

Recommended