Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah memulai penyusunan agenda penting berikutnya untuk Timnas Indonesia. Setelah merampungkan partisipasi di FIFA Series 2026, perhatian kini beralih ke jadwal FIFA Matchday yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang. Hal ini dilaporkan oleh Bola.com.
Turnamen FIFA Series 2026 sendiri telah usai, dengan skuad Garuda harus puas menempati posisi runner-up setelah menelan kekalahan 0-1 dari Timnas Bulgaria di final. Meskipun demikian, performa tim asuhan John Herdman mendapat banyak apresiasi. Penilaian terhadap permainan Indonesia disebut mengalami peningkatan signifikan, baik dalam aspek organisasi maupun mental bertanding.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bersama jajarannya, saat ini tengah berupaya menemukan lawan yang sesuai untuk menguji kemampuan tim pada FIFA Matchday yang akan digelar antara tanggal 1 hingga 9 Juni 2026.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau akrab disapa Ropan, turut memberikan pandangannya terkait perkembangan Timnas Indonesia. Ia menilai penampilan skuad Garuda patut diapresiasi tinggi. Menurut Ropan, secara permainan, Timnas Indonesia banyak mendapat pujian atas racikan pelatih kepala John Herdman kepada Jay Idzes dan rekan-rekannya.
“Secara permainan, kita banyak mendapat pujian atas apa yang dilakukan oleh pelatih kepala John Herdman terhadap Jay Idzes dan kawan-kawan. Semoga permainan timnas kita terus berkembang ke depan dan jauh lebih baik lagi,” ujar Ropan, seperti dikutip dari Bola.com.
Ropan juga menegaskan bahwa FIFA Matchday pada Juni nanti akan menjadi tahapan krusial dalam upaya peningkatan kualitas tim. “Persiapan selanjutnya adalah menghadapi FIFA Matchday yang akan berlangsung pada bulan Juni, di antara tanggal 1 sampai tanggal 9,” tambahnya.
Opsi Calon Lawan: Asia Tenggara atau Timur Tengah?
Dalam analisisnya, Ropan menyebut bahwa opsi lawan dari kawasan Asia Tenggara masih memungkinkan. Dua nama yang mengemuka adalah Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, yang dinilai sebagai lawan sepadan dan secara peringkat sedikit di atas Indonesia.
“Banyak yang bertanya kira-kira kita akan lawan siapa. Banyak memang calon lawan yang bisa kita bidik. Kalau di Asia Tenggara pun masih bisa. Di Asia Tenggara ada dua tim di atas kita, yakni Thailand dan Vietnam,” kata Ropan. Namun, PSSI belum mengambil keputusan resmi mengenai calon lawan ini.
Meski opsi ASEAN terbuka, Ropan melihat peluangnya cukup kecil karena padatnya kalender kompetisi regional, termasuk agenda Piala AFF dan rencana FIFA ASEAN Cup. Kondisi ini membuat PSSI kemungkinan besar akan mencari lawan dari luar Asia Tenggara.
Ropan menyarankan kawasan Timur Tengah sebagai alternatif menarik. Tim-tim dari sana dapat menawarkan level kompetisi yang berbeda dan cocok untuk menguji perkembangan Indonesia. Nama-nama seperti Timnas Oman, Timnas Uni Emirat Arab, dan Timnas Kuwait disebutkan sebagai potensi lawan tanding bagi Timnas Indonesia.
Saat ini, publik menantikan langkah resmi PSSI dalam menentukan lawan uji coba. FIFA Matchday Juni mendatang akan menjadi panggung penting bagi Timnas Indonesia untuk mengasah kualitas dan menjaga momentum positif.