Komite Disiplin dan Etik AFC menjatuhkan sanksi kepada PSSI pada sidang yang digelar Rabu (18/3/2026). Keputusan ini terkait pelanggaran yang terjadi saat pertandingan final Piala Asia Futsal 2026 antara Timnas Futsal Indonesia melawan Iran di Indonesia Arena, Jakarta, 7 Februari 2026.
Timnas Futsal Indonesia tercatat melakukan dua pelanggaran berbeda dalam pertandingan tersebut, yaitu pelanggaran disiplin tim dan pelanggaran prosedur pertandingan.
Pelanggaran pertama terkait team misconduct. Laporan wasit mencatat tiga individu dari Timnas Futsal Indonesia dikenai sanksi.
Kasus ini diperberat karena merupakan pelanggaran kedua atau recidivism, yang berarti Timnas Futsal Indonesia pernah melakukan pelanggaran serupa sebelumnya.
Atas pelanggaran ini, PSSI didenda 1.125 dolar AS atau setara Rp19 juta, sesuai Pasal 53.1 Kode Disiplin dan Etik AFC yang terkait dengan regulasi Piala Asia Futsal 2026.
Selain itu, Timnas Futsal Indonesia juga dikenai sanksi terkait keterlambatan dimulainya babak kedua. Perwakilan tim menyebabkan jeda pertandingan molor selama dua menit sepuluh detik.
Pelanggaran ini masuk kategori official countdown yang diatur dalam Manual Operasional Kompetisi AFC, yang mengatur ketepatan waktu pertandingan, termasuk jeda antar babak.
Akibat keterlambatan ini, Timnas Futsal Indonesia didenda tambahan 1.500 dolar AS (Rp25,4 juta).
Dengan demikian, total denda yang harus dibayarkan PSSI mencapai 2.625 dolar AS (Rp44,6 juta). Pembayaran wajib diselesaikan dalam 30 hari sejak keputusan AFC.