Penyerang PSIS Semarang, Rafael de Sa Rodrigues atau Rafinha, menyatakan komitmennya untuk tetap berkarier di level tertinggi sepak bola Indonesia pada musim depan usai menyelesaikan laga pekan ke-27 melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026).
Pemain asal Brasil tersebut berhasil menjalankan misi utamanya menyelamatkan Laskar Mahesa Jenar dari ancaman degradasi meskipun tim harus menelan kekalahan 0-3 pada pertandingan terakhir musim 2025/2026. Dilansir dari Bola, PSIS Semarang mengakhiri kompetisi di peringkat kedelapan klasemen dengan koleksi 23 poin.
Rafinha bergabung dengan PSIS Semarang pada paruh musim setelah direkrut dari PSIM Yogyakarta saat tim dalam kondisi kritis di papan bawah Grup Timur. Menurut data statistik, penyerang berusia 34 tahun itu mencatatkan 10 penampilan dengan total 777 menit bermain dan menyumbang empat gol.
"Saat saya datang ke sini kami hanya punya delapan poin. Jadi tugas kami adalah bertahan di liga, itu tugas kami 100 persen," kata Rafinha, penyerang PSIS Semarang. Ia menambahkan bahwa fokus utamanya sejak awal kedatangan memang hanya untuk menjauhkan tim dari zona merah.
Mengenai kelanjutan kontraknya bersama Laskar Mahesa Jenar, mantan pemain PSCS Cilacap itu mengaku belum bisa memberikan jawaban pasti. Ia memilih untuk pulang ke negaranya terlebih dahulu guna menghabiskan waktu bersama keluarga sebelum menentukan langkah karier selanjutnya.
"Untuk masa depan saya, hanya Tuhan yang tahu. Saya tidak tahu apa-apa saat ini. Saya hanya akan pulang ke rumah, bersantai dengan keluarga, dan menunggu apa yang terbaik," ujar Rafinha seperti dilaporkan oleh Bola.
Walaupun masa depannya di Semarang masih belum menemui titik terang, Rafinha menegaskan ambisi pribadinya untuk tetap berkompetisi di Liga 1. Ia berharap tim mana pun yang akan dibelanya musim depan adalah klub yang berlaga di kasta tertinggi kompetisi nasional tersebut.