Real Madrid Hukum Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni Akibat Perselisihan

Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni dijatuhi sanksi disipliner oleh Real Madrid usai terlibat perselisihan di pusat latihan Valdebebas, Kamis pagi.

Manajemen Real Madrid resmi menjatuhkan proses disipliner internal terhadap Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni setelah keduanya terlibat perselisihan fisik di pusat latihan Valdebebas pada Kamis (7/5/2026) pagi waktu setempat. Insiden tersebut mengakibatkan Valverde harus dilarikan ke rumah sakit akibat cedera kepala.

Klub berjuluk Los Blancos tersebut mengonfirmasi bahwa tim medis telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap gelandang asal Uruguay tersebut. Dilansir dari Bola, tim medis Real Madrid mendiagnosis Valverde mengalami trauma kranioensefalik atau cedera otak traumatis menyusul keributan yang memanas di tengah sesi latihan tim utama.

Pihak klub dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa sanksi disipliner diambil sebagai langkah tegas merespons insiden di pagi hari itu. "Real Madrid memutuskan membuka proses disipliner terhadap pemain kami Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni," bunyi pernyataan resmi klub yang dikutip melalui laporan Bola.

Ketegangan antara kedua pemain ini dilaporkan telah bermula sejak Rabu (6/5/2026) akibat tekel keras saat sesi latihan. Situasi kembali memuncak pada Kamis pagi hingga staf pelatih dan pemain lainnya terpaksa turun tangan untuk memisahkan Valverde dan Tchouameni demi meredakan suasana yang kian kondusif di lapangan.

Meskipun menderita cedera kepala, kondisi Valverde saat ini dinyatakan stabil dan sang pemain sudah diizinkan pulang untuk menjalani pemulihan. Mantan pemain Penarol tersebut diwajibkan beristirahat total selama 10 hingga 14 hari sesuai dengan protokol medis penanganan trauma kepala yang berlaku di klub.

Melalui pernyataan pribadinya, Federico Valverde membantah adanya aksi pemukulan yang dilakukan oleh rekan setimnya. Ia menjelaskan bahwa luka di dahinya muncul akibat ketidaksengajaan saat berdebat di tengah kondisi mental yang sedang tertekan karena performa buruk tim musim ini.

"Hari ini kami kembali berselisih. Saat berdebat, saya tidak sengaja membentur meja hingga mengalami luka kecil di dahi dan harus pergi ke rumah sakit. Rekan setim saya tidak memukul saya, dan saya juga tidak memukul dia," ujar Federico Valverde, Gelandang Real Madrid.

Situasi internal ini menambah beban Real Madrid yang tengah mengalami krisis prestasi di bawah arahan pelatih interim Alvaro Arbeloa. Hingga saat ini, Madrid masih tertinggal dari Barcelona dalam perburuan gelar La Liga dan terancam mengakhiri kompetisi musim 2025/2026 tanpa raihan trofi utama.

Recommended