Real Madrid akan menghadapi tantangan krusial pekan depan saat bertandang ke Allianz Arena, markas Bayern Munchen, dalam leg kedua perempat final Liga Champions UEFA. Setelah takluk 1-2 pada leg pertama di Santiago Bernabeu pada Rabu, 8 April 2026 dini hari WIB, Los Blancos kini berada di posisi yang kurang menguntungkan. Namun, secercah harapan muncul dari performa cemerlang Kylian Mbappe.
Dikutip dari Bola, di tengah hasil leg pertama yang kurang memuaskan, penampilan Kylian Mbappe menjadi tumpuan utama bagi tim asuhan Alvaro Arbeloa. Bintang asal Prancis itu disebut telah kembali menunjukkan kualitas terbaiknya pada momen yang sangat penting ini.
Sebelumnya, Mbappe sempat diliputi ketidakpastian akibat cedera lutut yang membuatnya absen. Meski demikian, ia berhasil bangkit dan menunjukkan kepemimpinan serta karakter kuat di tengah situasi genting yang dihadapi timnya. Kontribusinya menjadi ancaman paling konsisten bagi pertahanan Bayern Munchen.
Pada pertandingan leg pertama, Mbappe berhasil mencetak satu gol dan hampir menggandakan keunggulan. Penampilannya itu sempat digagalkan oleh aksi gemilang kiper veteran Bayern, Manuel Neuer. Kontribusi ofensifnya sangat vital bagi Real Madrid.
Di internal tim Real Madrid, ada keyakinan kuat bahwa inilah sosok Mbappe yang selalu mereka inginkan. Ia tidak hanya memukau dengan kreativitas serangan, tetapi juga menunjukkan etos kerja defensif yang luar biasa. Ini menjadi poin penting, mengingat ia sempat menuai kritik tajam karena kurangnya kontribusi pertahanan saat Real Madrid kalah dari Mallorca.
Kini, dengan Mbappe yang tampil sebagai pemimpin yang tajam dan percaya diri, Real Madrid memiliki dasar realistis untuk bermimpi membalikkan keadaan di tanah Jerman. Pelatih Álvaro Arbeloa menyatakan, "Kami masih hidup, itu jelas. Kami hanya tertinggal satu gol. Kami mampu menang di mana saja."
Optimisme Menuju Allianz Arena
Meskipun secara historis Real Madrid kesulitan membalikkan kekalahan pada leg pertama di kandang sendiri, peluang mereka tetap terbuka lebar. Kepercayaan diri tim kini meningkat, dengan harapan besar bahwa kolaborasi antara Mbappe dan Vinicius Jr. dapat menjadi penentu di leg kedua mendatang.
Menurut laporan dari UEFA, gol Kylian Mbappe pada menit ke-74 telah memberikan harapan bagi Real Madrid. Gol tersebut adalah gol ke-14 Mbappe di Liga Champions musim ini, menempatkannya dalam klub elit bersama Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Ruud van Nistelrooy yang pernah mencapai jumlah gol serupa dalam satu musim kompetisi Eropa.
Arbeloa menambahkan, "Gol itu memberi kami harapan. Itu tidak akan mudah, tetapi jika ada tim yang bisa menang di Munchen, itu adalah Real Madrid." Ia juga menyoroti pentingnya menghindari kesalahan. "Kami membuat dua kesalahan, dua kali kehilangan bola, yang harus kami hindari. Melawan tim-tim ini, jika Anda membuat kesalahan, Anda akan membayarnya."
Jika Mbappe dan Vinicius Jr. mampu bekerja sama dengan ritme permainan seperti pada leg pertama, Real Madrid diyakini punya peluang nyata untuk menundukkan Bayern Munchen di Allianz Arena. Kemenangan ini akan melanjutkan perjalanan mereka di kompetisi elit Eropa dan menghindari musim tanpa trofi, mengingat mereka tertinggal tujuh poin dari Barcelona di La Liga.