Real Madrid Pertimbangkan Mauricio Pochettino Gantikan Alvaro Arbeloa

Real Madrid disebut memetakan Mauricio Pochettino sebagai kandidat pelatih utama musim depan, menggantikan Alvaro Arbeloa yang dinilai belum signifikan membawa perubahan.

Real Madrid dilaporkan tengah mempertimbangkan Mauricio Pochettino sebagai kandidat utama untuk menempati kursi pelatih kepala musim depan, menggantikan Alvaro Arbeloa. Raksasa La Liga itu disebut mulai memantau bursa pelatih menjelang perombakan besar dalam struktur klub pada musim panas mendatang, dilansir dari Bola.

Arbeloa sendiri ditunjuk sebagai pelatih kepala pada 12 Januari 2026, menggantikan Xabi Alonso. Namun, sumber internal klub menyebut kontrak mantan bek Madrid dan Liverpool itu tidak pernah dijelaskan secara terperinci, dan ia dinilai bukan solusi jangka panjang.

Meskipun pekerjaan Arbeloa di tim akademi Santiago Bernabeu mendapat penilaian positif, Madrid belum menunjukkan peningkatan performa signifikan di bawah kepemimpinannya. Sumber menyebut posisi Arbeloa terancam jika tidak meraih keajaiban atau menjuarai Liga Champions musim ini.

Manajemen klub, khususnya Presiden Florentino Perez, disebut sangat mengapresiasi Mauricio Pochettino. Pelatih asal Argentina itu memiliki pemahaman baik tentang sepak bola Spanyol dan pengalaman menangani pemain bintang di klub-klas besar seperti Tottenham, Paris Saint-Germain (PSG), dan Chelsea.

Salah satu faktor penting yang dipertimbangkan Madrid adalah pengalaman Pochettino melatih Kylian Mbappe selama dua musim di PSG. Bersama Mbappe, Pochettino berhasil memenangkan tiga trofi: Ligue 1, Coupe de France, dan Trophee des Champions, meskipun gagal membawa PSG menjuarai Liga Champions.

Saat ini, Pochettino menjabat sebagai pelatih Tim Nasional Amerika Serikat, dengan kontrak yang akan berakhir setelah Piala Dunia 2026. Ia sebelumnya juga pernah dikaitkan dengan Real Madrid setelah membawa Tottenham mencapai final Liga Champions pada 2019.

Sementara itu, Madrid dikabarkan dapat menawarkan peran berbeda kepada Arbeloa agar tetap di klub, termasuk kemungkinan kembali melatih Real Madrid Castilla, tim cadangan Los Blancos. Situasi ini bukan satu-satunya yang menjadi sorotan menjelang bursa transfer musim panas yang diprediksi sibuk di Bernabeu.

Musim lalu, klub mengeluarkan lebih dari 170 juta paun untuk transfer pemain, namun beberapa rekrutan baru dinilai belum memenuhi ekspektasi. Posisi kepala pencari bakat klub, Juni Calafat, juga ikut disorot.

Calafat, yang sebelumnya banyak dipuji karena perannya dalam perekrutan talenta muda seperti Vinicius Junior, Rodrygo, Eder Militao, dan Jude Bellingham, kini menghadapi pertanyaan terkait performa pemain yang direkrut musim panas lalu seperti Franco Mastantuono, Dean Huijsen, dan Trent Alexander-Arnold.

Meskipun hubungan antara Perez dan Calafat disebut sangat baik, hal ini mungkin tidak cukup untuk menjamin posisinya tetap aman jika Madrid kembali mengakhiri musim tanpa gelar untuk kedua kalinya secara beruntun. Nama-nama lain yang dikaitkan dengan kursi pelatih Real Madrid dalam beberapa pekan terakhir termasuk Jürgen Klopp, Unai Emery, dan Massimiliano Allegri.

Beberapa sumber juga menyebut keinginan terbesar Perez adalah membawa kembali Zinedine Zidane ke Santiago Bernabeu. Namun, informasi lain mengindikasikan bahwa pelatih asal Prancis tersebut sudah mencapai kesepakatan untuk menangani Timnas Prancis setelah Piala Dunia 2026.

Recommended