Manajemen Real Madrid menjatuhkan sanksi denda sebesar 500 ribu euro atau sekitar Rp8,7 miliar kepada Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni setelah keduanya terlibat perkelahian dalam sesi latihan pada Jumat (8/5/2026). Insiden tersebut mengakibatkan Valverde mengalami cedera kepala serius.
Dilansir dari Bola, perselisihan fisik yang terjadi di pusat latihan klub ini menyebabkan Valverde harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan kursi roda. Pemain asal Uruguay tersebut dilaporkan mendapat beberapa jahitan di wajah dan didampingi langsung oleh pelatih interim, Alvaro Arbeloa.
Konflik internal ini bermula dari ketegangan pada sesi latihan Kamis (7/5/2026) ketika Valverde melakukan tekel keras terhadap Tchouameni. Adu argumen yang sempat mereda ternyata kembali memanas hingga terjadi bentrok fisik keesokan harinya di lapangan latihan.
Dampak dari cedera tersebut memastikan Valverde absen membela Los Blancos dalam laga krusial El Clasico melawan Barcelona akhir pekan ini. Tim medis memperkirakan sang gelandang harus menepi selama 10 hingga 14 hari untuk masa pemulihan.
Berbeda dengan Valverde, Aurelien Tchouameni tetap tersedia untuk dimainkan melawan Barcelona karena tidak menerima hukuman skorsing pertandingan dari klub. Gelandang asal Prancis itu telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui media sosial pribadinya.
"Yang terjadi pekan ini tidak bisa diterima. Frustrasi tidak bisa menjadi alasan untuk segalanya," ujar Aurelien Tchouameni, pemain Real Madrid dalam unggahan media sosialnya.
Kondisi internal ini memperburuk situasi Real Madrid yang sedang mengalami krisis performa sejak pemecatan Xabi Alonso pada Januari lalu. Di bawah arahan Alvaro Arbeloa, tim saat ini masih tertinggal jauh dari Barcelona dalam perburuan gelar LaLiga.
Meski terlibat insiden serius, manajemen Real Madrid dikabarkan tetap akan mempertahankan kedua pemain tersebut untuk musim depan. Fokus tim saat ini adalah mencoba menyelamatkan sisa musim setelah terancam menutup tahun 2026 tanpa raihan trofi.