Real Madrid memiliki peluang besar untuk melaju ke perempat final Liga Champions dan menyingkirkan Manchester City untuk kelima kalinya dalam fase knockout. Modal kemenangan 3-0 di leg pertama menjadi bekal penting bagi Los Blancos.
Pada pertandingan yang berlangsung di Santiago Bernabeu, 12 Maret lalu, Real Madrid tampil dominan dengan mengalahkan Manchester City tanpa ampun. Federico Valverde menjadi bintang dengan mencetak hattrick yang membawa Madrid meraih kemenangan telak.
Pertemuan kedua akan digelar di Stadion Etihad pada Rabu (18/03/2026) dini hari WIB. Real Madrid hanya memerlukan hasil imbang atau kekalahan tidak lebih dari dua gol untuk memastikan tempat di babak selanjutnya.
Jika berhasil lolos, ini akan menjadi kelima kalinya Real Madrid menyingkirkan Manchester City dari Liga Champions. Sebelumnya, Madrid telah melakukan hal serupa pada musim 2015/2016, 2021/2022, 2023/2024, dan 2024/2025.
Pertemuan pada musim 2015/2016 dan 2021/2022 terjadi di babak semifinal, edisi 2023/2024 di perempat final, dan musim 2024/2025 di knockout play-off.
Meski demikian, Bayern Munchen menjadi lawan yang paling sering disingkirkan Real Madrid di Liga Champions, yakni sebanyak tujuh kali.
Performa Puncak Jadi Kunci
Meskipun memiliki peluang besar, pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengingatkan timnya untuk tidak lengah. Ia menekankan pentingnya menampilkan performa terbaik demi mengalahkan Manchester City.
"Kami sangat menyadari betapa sulitnya pertandingan ini dan kualitas lawan yang akan kami hadapi. Jika ingin menang, kami harus fokus menampilkan performa level tertinggi, setidaknya setara dengan leg pertama, bahkan kalau bisa lebih baik," kata Arbeloa.
Arbeloa menambahkan, "Kami membutuhkan solidaritas, kerja keras, dan pengorbanan, serta harus mampu memberikan tekanan dan pukulan telak kepada mereka."