Konsumen perempuan di Indonesia dilaporkan memiliki kriteria spesifik dalam memilih kendaraan bekas dengan memprioritaskan faktor efisiensi bahan bakar dan kenyamanan pada Kamis (30/4/2026). Preferensi ini mendorong peningkatan minat terhadap model-model yang memiliki biaya perawatan terjangkau.
Dilansir dari Medcom, sejumlah model kendaraan keluarga (MPV) dan mobil kota (hatchback) menjadi pilihan utama karena dinilai memenuhi kebutuhan mobilitas harian. Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia memimpin kategori MPV berkat daya tahan tinggi dan ketersediaan suku cadang yang melimpah di pasar.
Avanza dibekali mesin berkapasitas 1.300 cc dengan tenaga maksimal 87 HP, sementara Xenia menawarkan tiga varian mesin yakni Mi, Li, dan Xi. Kedua model ini tetap populer bagi pengemudi perempuan yang membutuhkan ruang kabin luas untuk membawa anggota keluarga atau barang bawaan.
Di segmen mobil kompak, Honda Brio dan Toyota Yaris menjadi pilihan karena kemudahan pengendalian di jalanan perkotaan. Brio Satya menggunakan mesin 1.199 cc i-VTEC yang minim getaran, sedangkan Yaris menawarkan fitur keamanan lebih lengkap seperti 7 airbag dan mode berkendara Eco serta Sport.
Suzuki Ertiga turut direkomendasikan sebagai opsi ekonomis yang mampu menampung hingga 7 penumpang. Dengan mesin 1.400 cc dan teknologi Multi Point Injection, mobil ini diklaim memiliki keseimbangan yang baik antara ruang kabin yang lega dan efisiensi konsumsi bahan bakar.
Bagi pengguna yang mencari kendaraan dengan stabilitas tinggi, Nissan Grand Livina menonjol melalui bobot bodi 1.250 kg yang memberikan rasa mantap saat dipacu dengan kecepatan tinggi. Mobil ini mencatatkan konsumsi bahan bakar sekitar 9 hingga 12 kilometer per liter untuk penggunaan dalam kota.
Pilihan lain di pasar mobil bekas mencakup Daihatsu Ayla, Sirion, dan Toyota Calya yang menyasar segmen entry-level. Calya dibekali mesin 3NR berkapasitas 1.197 cc dengan penggerak roda depan yang dirancang khusus untuk mendukung penghematan bahan bakar secara maksimal bagi penggunanya.