Rio Ferdinand, mantan pemain Manchester United, memberikan penilaian tinggi terhadap kinerja manajer Arsenal, Mikel Arteta. Menurut Ferdinand, Arteta telah menunjukkan sebuah "keajaiban" dengan mengadaptasi taktik legendaris Sir Alex Ferguson, yang kini mendorong Arsenal dalam perburuan gelar Liga Inggris.
Ferdinand menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk menyalahkan pendekatan Arteta. Strategi yang meniru "buku panduan" Ferguson ini dinilai sah untuk membawa The Gunners meraih trofi Premier League, sesuatu yang telah lama dinantikan selama 22 tahun.
Arsenal saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan sembilan poin atas Manchester City, seperti dikutip dari Bola. Meskipun demikian, mereka masih memiliki tantangan besar dengan pertandingan tandang ke Etihad bulan depan dan telah memainkan satu laga lebih banyak.
Pada sisi lain, Manchester City sebelumnya telah menunjukkan dominasinya dengan memenangkan Carabao Cup, setelah mengalahkan Arsenal 2-0 di Wembley. Situasi ini menambah tekanan bagi tim asal London Utara.
Jeda internasional diperkirakan menjadi momen krusial bagi Arteta. Ia mungkin merasa lega karena beberapa pemain kunci memilih untuk tidak bergabung dengan tugas negara, memberikan mereka waktu istirahat dan pemulihan.
Keputusan Strategis Manajer demi Gelar
Keputusan beberapa pemain Arsenal untuk absen dari timnas sempat memicu kritik, terutama menjelang laga Piala FA. Namun, Ferdinand justru menunjukkan pemahaman atas situasi tersebut. Eberechi Eze, yang absen di final Piala Liga, kemungkinan besar belum bisa kembali saat Arsenal bertemu Southampton di Piala FA. Namun, sebagian besar pemain yang cedera lainnya diperkirakan akan segera tersedia kembali.
Melalui kanal YouTube-nya, seperti dilaporkan Metro pada Selasa (31/3/2026), Ferdinand mengungkapkan, "Arteta sudah melakukan ‘keajaibannya’ dan mengatakan, kalau ada yang tetap bermain, mereka akan didenda, dan akhirnya semua mundur." Pernyataan ini menyoroti bagaimana manajer mengambil langkah tegas demi kepentingan klub.
Ketika ditanya tentang potensi kekhawatiran penggemar Arsenal terkait cedera, Ferdinand menjawab dengan keyakinan. "Tidak. Mereka akan kembali tersedia, mungkin hanya satu atau dua yang absen," ujarnya. Ia melanjutkan, "Ini jelas keputusan manajer yang mengatakan bahwa ini adalah peluang besar untuk memenangkan Premier League. Kami harus siap, kami butuh energi kalian. Ini hanya laga persahabatan untuk tim nasional."
Kemiripan Taktik dengan Era Sir Alex Ferguson
Ferdinand mengaitkan situasi ini dengan pengalamannya bermain di bawah arahan Sir Alex Ferguson di Manchester United. Ia menceritakan bagaimana Ferguson memiliki taktik serupa dalam menjaga kondisi pemainnya.
"Saya pernah mendengar pidato seperti ini dari Sir Alex. Setelah pertandingan selesai, dia akan bilang kami punya laga besar dalam 10 hari dan itu hanya laga persahabatan, jadi tidak boleh ada yang bermain lebih dari 45 menit," tutur Ferdinand.
Dia menambahkan bahwa Ferguson sering melindungi pemain bintang seperti Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo. Ferguson bahkan secara pribadi meminta mereka mundur dari tugas negara untuk menghindari potensi cedera, demi kepentingan klub.
"Dia melindungi kepentingan klub, yaitu Manchester United, dan sebagai orang Skotlandia, dia tidak terlalu peduli dengan timnas Inggris," imbuh Ferdinand, menjelaskan prioritas Ferguson dalam mengelola skuadnya.
Di sisi lain, John Herdman memuji penampilan Dony Tri, Rizky Ridho, dan Beckham Putra yang memukau di FIFA Series 2026 di GBK. Ketiganya dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pemain top Timnas Indonesia di masa depan.