Massimo Rivola Soroti Kelemahan Marco Bezzecchi pada Sesi Sprint Race

CEO Aprilia Racing Massimo Rivola meminta Marco Bezzecchi memperbaiki performa di Sprint Race meski menyapu bersih tiga kemenangan balapan utama MotoGP 2026.

Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi mendapat sorotan tajam dari manajemen tim terkait performanya pada sesi Sprint Race meskipun berhasil memenangi tiga balapan utama awal musim MotoGP 2026 hingga Minggu (19/4/2026).

Dilansir dari Bola, CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menyatakan bahwa pembalap asal Italia tersebut masih memiliki celah besar dalam manajemen akhir pekan balap. Bezzecchi tercatat mengalami dua kali kecelakaan dari tiga sesi Sprint yang telah dijalani musim ini.

Saat ini Bezzecchi memimpin klasemen sementara dengan keunggulan empat poin atas rekan setimnya, Jorge Martin. Martin terus menempel ketat di posisi kedua setelah menunjukkan kebangkitan pasca cedera panjang pada musim lalu.

Rivola memberikan apresiasi terhadap kemampuan teknis Bezzecchi yang dinilai memiliki insting tajam dan pemahaman mendalam terhadap motor Aprilia RS-GP. Kemampuan komunikasi Bezzecchi dengan mekanik dianggap sangat membantu pengembangan teknis pabrikan asal Noale tersebut.

"Marco adalah pembalap yang sangat sensitif dan punya pemahaman mendalam terhadap motor. Ia punya bakat alami, sebuah anugerah yang tidak main-main," ujar Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing.

Namun, Rivola menegaskan pentingnya konsistensi di hari Sabtu agar poin yang didapat lebih maksimal. Ia berpendapat bahwa kegagalan di Sprint Race disebabkan oleh faktor pengalaman Bezzecchi yang belum terbiasa memimpin klasemen dan menang secara beruntun.

Situasi internal tim kian kompleks mengingat Jorge Martin dikabarkan telah sepakat pindah ke Yamaha untuk musim 2027. Hal ini memunculkan spekulasi mengenai fokus dukungan penuh Aprilia kepada Bezzecchi untuk mengamankan gelar juara dunia pertama mereka.

Meskipun Lorenzo Savadori selaku pembalap penguji menilai Martin memiliki keunggulan teknis saat bugar, performa Bezzecchi di balapan utama tetap menjadi tumpuan utama Aprilia. Manajemen tim kini fokus mematangkan mentalitas Bezzecchi dalam menghadapi tekanan sebagai pemuncak klasemen.

Recommended