Ryo Matsumura Kembali Bersinar di Bhayangkara FC

Ryo Matsumura menunjukkan performa apik bersama Bhayangkara FC setelah dipinjamkan dari Persija Jakarta pada putaran kedua BRI Super League.

Ryo Matsumura seolah menemukan kembali performa terbaiknya bersama Bhayangkara FC. Sempat kesulitan karena cedera pada putaran pertama BRI Super League 2025/2026 bersama Persija Jakarta, kini ia mulai menunjukkan kontribusinya.

Sejak dipinjamkan ke Bhayangkara FC pada putaran kedua, Ryo telah mencatatkan tiga assist dan satu gol dalam lima pertandingan. Persija meminjamkan Ryo hingga akhir musim.

Sebelumnya, Ryo menjadi pemain kunci Persija dalam dua musim terakhir. Didatangkan dari klub Thailand, BG Pathum United, ia mencetak 17 gol dan 18 assist pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.

Namun, cedera hamstring yang dialaminya pada awal musim ini membuatnya harus naik meja operasi. Kondisi ini menyebabkan Ryo absen hampir sepanjang putaran pertama.

Ryo baru bermain pada 22 Desember 2025 saat Persija kalah 0-1 dari Semen Padang. Setelah bermain satu menit sebagai pemain pengganti, Ryo mendapat sanksi larangan bermain empat laga dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI karena dianggap mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada perangkat pertandingan.

Selain itu, posisi Ryo di tim utama Persija telah diisi oleh pemain lain, seperti Maxwell Souza dan Alaaeddine Ajaraie, yang bermain sebagai gelandang serang atau winger.

Kedatangan Jean Mota, mantan gelandang Inter Miami, membuat kuota pemain asing Persija penuh. Akibatnya, Ryo harus dipinjamkan ke Bhayangkara FC.

Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, menjelaskan, "Untuk Ryo Matsumura, regulasi pemain asing ada sebelas. Jadi ketika kemudian kita mendatangkan pemain baru, maka harus ada pemain yang dilepas atau dipinjamkan."

"Nah, itu yang kemudian membuat kita memutuskan untuk meminjamkan Ryo Matsumura ke Bhayangkara. Karena kita mendatangkan Jean Mota," ucapnya.

Kontrak Ryo bersama Persija akan habis setelah masa peminjamannya berakhir. Pada tahun 2023, kedua belah pihak telah menyepakati kerja sama selama tiga tahun, namun belum ada kabar mengenai perpanjangan kontrak.

Bambang Pamungkas mengungkapkan, "Ya, secara garis besar kalau begitu ya seperti itu. Jadi itu hal yang garis besar yang gamblang-gamblang saja lah, begitu kan."

"Secara detail kan tidak mungkin saya cerita semua ke teman-teman sekalian. Tapi kurang lebih itu adalah skema yang kita jalankan," jelas Bepe.

Recommended