Satria Muda Pertamina Dominasi Satya Wacana 97-59 di IBL 2026

Satria Muda Pertamina Bandung berhasil menaklukkan Satya Wacana Salatiga dengan skor telak 97-59 dalam lanjutan IBL 2026 di Bandung Arena pada 4 Maret 2026.

Tim Satria Muda Pertamina Bandung sukses menunjukkan performa dominan mereka dengan mengalahkan Satya Wacana Salatiga dalam lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Pertandingan yang dilangsungkan di Bandung Arena pada Rabu (4/3/2026) malam tersebut berakhir dengan skor telak 97-59 untuk kemenangan Satria Muda, seperti dilansir dari Bola.

Sejak kuarter pertama, Satria Muda langsung mengambil alih kendali permainan. Tim yang diperkuat Dame Diagne, Yudha Saputera, Abraham Damar Grahita, Jalen Jones, dan Chad Brown sebagai pemain awal ini berhasil menutup kuarter pertama dengan keunggulan 27-19.

Dominasi tersebut semakin terlihat jelas saat paruh waktu, di mana selisih poin melebar menjadi 54-29. Keunggulan tuan rumah ini didorong oleh pertahanan yang kokoh dan transisi permainan yang sangat cepat.

Kolaborasi apik antara Yudha Saputera dan Chad Brown menjadi kunci penting dalam perolehan poin. Keduanya berhasil mencetak poin-poin krusial, termasuk dua slam dunk yang membakar semangat seluruh anggota tim.

Pada akhir kuarter ketiga, Satria Muda sudah unggul jauh 78-41, dan akhirnya memastikan kemenangan telak dengan skor akhir 97-59. Hasil ini memperkuat posisi mereka di klasemen sementara IBL 2026.

Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, mengungkapkan kepuasannya terhadap performa anak asuhnya. Ia menilai timnya mampu mengontrol jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir.

“Kami memainkan pertandingan yang sangat baik. Kami mengontrol laga sejak awal hingga akhir, bermain dengan tempo yang bagus, dan mampu menciptakan banyak tembakan terbuka,” ujar Jovicic.

Jovicic juga menyoroti kontribusi menyeluruh dari para pemain, yang tercermin dari catatan 24 assist dan 20 offensive rebound. Angka-angka tersebut, menurutnya, menunjukkan keinginan besar para pemain untuk berkompetisi.

Ia menekankan pentingnya menjaga ritme permainan yang baik. “Ke depan, ketika kami sudah menemukan ritme yang baik kami tidak boleh berhenti, kami harus terus berlari dan berbagi bola,” tegas pelatih tersebut.

Selain itu, pertahanan yang solid hampir sepanjang pertandingan disebut Jovicic sebagai fondasi utama kemenangan tim. Pertahanan yang kuat ini memberikan kepercayaan diri lebih dalam menyerang.

Apresiasi dari Lawan dan Jadwal Selanjutnya

Meskipun menelan kekalahan, Pandu Wiguna dari Satya Wacana Salatiga turut memberikan apresiasi terhadap perlawanan yang diberikan timnya. Ia menyebut bahwa Satya Wacana telah menunjukkan perlawanan yang sangat sengit, meskipun pada akhirnya Satria Muda meraih kemenangan dengan selisih poin yang cukup jauh.

Pandu Wiguna juga menambahkan bahwa laga tersebut tetap berjalan kompetitif. Setelah kemenangan ini, Satria Muda dijadwalkan akan kembali bermain di kandang.

Pertandingan berikutnya bagi Satria Muda adalah menghadapi Tangerang Hawks. Laga tersebut akan dilaksanakan pada 14 Maret 2026 dan kembali berlangsung di Bandung Arena.

Posisi Klasemen Satria Muda di IBL 2026

Kemenangan atas Satya Wacana ini menjaga posisi Satria Muda di papan atas klasemen IBL 2026. Hingga pekan ke-10, Satria Muda Pertamina Bandung berada di peringkat kedua.

Klasemen Sementara IBL GoPay 2026 hingga akhir Pekan ke-10
Peringkat Tim Jumlah Laga Menang Kalah Poin
1 Pelita Jaya Basketball Jakarta 14 13 1 27
2 Satria Muda Pertamina Bandung 14 12 2 26
3 Bogor Hornbills 14 12 2 26
4 Tangerang Hawks Basketball Club 14 8 6 22
7 Dewa United Banten 13 7 6 20
8 Kesatria Bengawan Solo 14 6 8 20
10 Pacific Caesar Surabaya 15 2 13 17
11 Satya Wacana Salatiga 14 1 13 15

Satria Muda berhasil mengumpulkan 26 poin dari 14 pertandingan, dengan rekor 12 kemenangan dan 2 kekalahan. Mereka hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen, Pelita Jaya Jakarta, yang memiliki rekor 13 kemenangan dan 1 kekalahan.

Sementara itu, kabar mengejutkan datang dari salah satu pebasket Satria Muda, Jordan Ivy-Curry. Pemain asing tersebut memutuskan untuk hengkang dan menjadikan pertandingan IBL All-Star 2026 sebagai penampilan terakhirnya. Direktur Olahraga Satria Muda, Youbel Sondakh, mengonfirmasi kabar kepergian Ivy-Curry, yang membuat manajemen harus segera mencari pengganti sebelum batas akhir pergantian pemain asing pada 12 April.

Recommended