Persijap Jepara diharapkan tampil maksimal dalam Derby Jawa Tengah melawan Persis Solo di pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026. Laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Kamis (5/3/2026) pukul 20.30 WIB ini, menjadi ajang pertaruhan nasib kedua tim untuk menghindari degradasi.
Saat ini, Persijap berada di peringkat ke-15 klasemen dengan 19 poin, sedangkan Persis Solo di urutan ke-17 dengan 16 poin.
Manajer Persijap, Egat Sacawijaya, mengakui timnya termotivasi usai meraih satu poin saat melawan Bali United. Hal ini meningkatkan kepercayaan diri tim jelang Derby Jateng.
“Hasil pertandingan sebelumnya saat kami mendapatkan satu poin di Bali membuat mentalitas para pemain Persijap jauh lebih percaya diri. Mereka tahu apa yang harus mereka evaluasi pada setiap sesi latihan. Itu menjadi fondasi moral penting untuk laga berikutnya,” kata Egat.
Egat Sacawijaya mengingatkan para pemain Persijap untuk tidak cepat puas meski performa tim mulai membaik. Menurutnya, Laskar Kalinyamat belum sepenuhnya aman dari degradasi.
“Yang perlu diingat, jadwal antarpertandingan sangat ketat, dan kita semua tahu bahwa Persijap tidak sedang berada dalam posisi yang baik-baik saja walaupun baru keluar dari zona merah,” kata Egat Sacawijaya.
“Oleh karena itu, kami semua harus fokus dan menjaga konsentrasi untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Jadi, saya berharap semua elemen tim jangan cepat puas terlebih dahulu,” ia menambahkan.
Persijap langsung menggelar latihan intensif sejak Senin (2/3/2026) setelah memberikan istirahat satu hari. Mario Lemos memberikan materi latihan untuk membenahi transisi bertahan dan efektivitas penyelesaian akhir.
Kemenangan di laga ini akan sangat penting bagi Persijap. Tambahan tiga poin akan membuat Laskar Kalinyamat menjauh dari zona degradasi.
Persijap memiliki modal berharga jelang Derby Jawa Tengah ini. Mereka berhasil memenangkan tiga pertandingan kandang terakhir, yaitu saat menjamu PSM Makassar (2-0), Madura United (1-0), dan Persebaya Surabaya (3-1).