Satria Muda Pertamina Bandung Taklukkan Hangtuah Jakarta 77-57

Satria Muda Pertamina Bandung meraih kemenangan atas Hangtuah Jakarta dengan skor 77-57 di IBL Gopay 2026.

Satria Muda Pertamina Bandung berhasil mengalahkan Hangtuah Jakarta dengan skor 77-57 dalam lanjutan IBL Gopay 2026. Pertandingan ini berlangsung di Bandung Arena.

Sejak awal, Satria Muda menurunkan Dame Diagne, Chad Brown, Jalen Jones, Yudha Saputera, dan Abraham Damar Grahita. Kombinasi ini menciptakan keseimbangan dalam serangan dan pertahanan tim.

Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi. Jalen Jones membuka skor, namun Hangtuah sempat memimpin di kuarter pertama. Satria Muda berhasil menjaga ritme dan menutup kuarter pertama dengan skor 17-20. Saat halftime, selisih skor hanya satu poin (38-39).

Pelatih Satria Muda, Djorje Jovicic, memberikan kepercayaan kepada pemain lokal melalui rotasi berani, termasuk menurunkan empat pemain lokal bersama satu pemain asing.

Memasuki kuarter ketiga, pertahanan solid dan efektivitas tembakan bebas membantu Satria Muda membalikkan keadaan menjadi 59-50. Momentum ini berlanjut di kuarter terakhir, dengan tekanan konsisten dan kontribusi dari pemain cadangan.

Jalen Jones mencetak 19 poin, dan Jordan Ivy-Curry menambahkan 18 poin dari bangku cadangan. Yudha Saputera menyumbang 13 poin dan Chad Brown 10 poin.

Satria Muda unggul dalam rebound, pergerakan bola, dan efisiensi serangan. Pertahanan disiplin mereka menghasilkan 24 assist dan kontrol permainan.

"Ini benar-benar hasil kerja sama tim, seperti yang selalu kami lakukan. Coach selalu menekankan defense, karena dari situ kami membangun momentum dengan mendapatkan stops lalu berlari di transisi. Saat lawan bermain zona, kami tinggal mengeksekusi set play dengan disiplin," kata Jones.

Jones menambahkan, "Semua pemain membawa energi, kami saling percaya, saling berbagi bola, dan mengikuti game plan dari pelatih. Itu yang membuat kami tampil solid sebagai satu tim di setiap pertandingan."

Menurut pelatih Djorje, persiapan matang menjadi kunci konsistensi tim.

"Setiap pertandingan kami selalu melakukan persiapan dengan menganalisis kekuatan lawan dan melihat di posisi mana mereka bisa menyerang kami. Fokus utama kami adalah melindungi ring terlebih dahulu, baru kemudian mencari cara menyerang dan mengeksploitasi kelemahan mereka,” jelasnya.

Djorje juga menjelaskan penyesuaian taktik selama pertandingan. “Kami sempat bermasalah di posisi lima setelah foul cepat, jadi kami beralih ke plan B dengan rotasi dan help defense. Kami berhasil mengontrol paint, memaksa mereka mengambil tembakan sulit, lalu memaksimalkan transisi. Dari situ permainan jadi lebih mudah dan kami mencatat 24 assist," tutup Djorje.

Selanjutnya, Satria Muda Pertamina Bandung akan menghadapi Kesatria Bengawan Solo pada Sabtu, 14 Februari 2026 di Bandung Arena.

Recommended