Pembalap muda asal Australia, Senna Agius, kini menjadi incaran utama sejumlah tim kelas premier MotoGP untuk musim 2027 setelah menunjukkan performa konsisten di kategori Moto2 hingga pertengahan April 2026. Kemenangan terbarunya di Circuit of the Americas (COTA), Amerika Serikat, memperkuat posisi Agius sebagai kandidat kuat juara dunia Moto2 musim ini.
Dilansir dari Bola, Agius mencatatkan lonjakan karier yang signifikan sejak melakukan debut langsung di kelas Moto2 pada tahun 2022. Pada musim 2025, pembalap berusia 20 tahun tersebut berhasil mengamankan dua kemenangan, termasuk podium pertama di Sirkuit Phillip Island.
Manajer Senna Agius, Chaz Davies, mengungkapkan bahwa bakat pembalapnya tersebut bahkan mendapat pengakuan langsung dari legenda MotoGP, Valentino Rossi. Hal ini terjadi saat Agius tampil dominan dalam ajang balapan flat track 100 km dei Campioni di ranch pribadi milik Rossi di Tavullia, Italia.
"Valentino mendatangi saya dan berkata… saya tidak akan bagikan persisnya apa yang ia katakan! Tapi dia bilang, 'Beep. Itu sangat mengesankan. Beep beep! Senna punya skill yang luar biasa,'" kata Chaz Davies, Manajer Senna Agius.
Meski belum mencapai kesepakatan untuk naik kelas pada musim 2026, peluang Agius untuk menembus MotoGP pada 2027 dinilai sangat terbuka lebar. Sejumlah skenario menempatkan Agius sebagai calon suksesor Jack Miller di tim Pramac Yamaha guna menjaga keterwakilan pembalap Australia di grid MotoGP.
Selain Pramac Yamaha, tim pabrikan KTM juga dikabarkan tengah memantau situasi Agius untuk mengisi satu kursi kosong yang tersisa. Performa impresif Agius di Moto2 berpotensi menggeser nama-nama besar lain yang sebelumnya dikaitkan dengan tim asal Austria tersebut.
Di sisi lain, pembalap senior Marc Marquez memberikan pernyataan terkait masa depannya di dunia balap. Marquez menegaskan tidak akan mengikuti jejak Valentino Rossi yang membalap hingga usia 42 tahun karena mempertimbangkan kondisi fisik serta riwayat cedera yang dialaminya.
Agius saat ini terus fokus pada persaingan gelar juara dunia Moto2 2026. Fokus tersebut menjadi modal utama sebelum ia benar-benar terjun ke bursa transfer pembalap MotoGP untuk musim mendatang.