Timnas St. Kitts and Nevis dipastikan ambil bagian dalam FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Jakarta. Kehadiran tim ini menambah semarak turnamen yang juga diikuti oleh Timnas Indonesia, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon.
Meski terbilang asing bagi Garuda, St. Kitts and Nevis punya satu nama yang sangat dikenal di sepak bola Indonesia, yakni Keith Kayamba Gumbs.
Sebelum FIFA Series 2026 dimulai, mari mengenal lebih dekat Keith Kayamba Gumbs, mantan striker yang pernah menjadi andalan Sriwijaya FC, Arema FC, dan PS Barito Putera.
Kedatangan Keith Kayamba Gumbs ke Sriwijaya FC pada tahun 2007 sempat memunculkan keraguan. Saat itu, usianya sudah menginjak 35 tahun, usia yang dianggap terlalu senja untuk seorang pesepak bola.
Namun, Gumbs berhasil membuktikan kualitasnya. Ia tampil konsisten dan menjadi salah satu pemain terbaik Sriwijaya FC.
Deretan Trofi Juara
Gumbs layak dinobatkan sebagai legenda sepak bola Indonesia, khususnya bagi Sriwijaya FC. Ia berhasil menyumbangkan tujuh trofi juara, meliputi 1 gelar liga, 3 gelar Copa Indonesia, 2 Community Shield, dan 1 Inter Island Cup.
Selain itu, Gumbs juga dikenal sebagai sosok yang mampu memberikan pengaruh positif bagi para pemain muda Sriwijaya FC, terutama dalam hal menjaga kondisi fisik dan penampilan.
Pemain Terbaik Sepanjang Masa?
Di St. Kitts and Nevis, nama Keith Kayamba Gumbs juga sangat dihormati. Ia bahkan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki negara tersebut.
Hingga saat ini, Gumbs masih memegang rekor caps terbanyak (132) dan gol terbanyak (47) di Timnas St. Kitts and Nevis.
Setelah pensiun pada tahun 2014, Gumbs sempat berkarier sebagai pelatih di Indonesia. Saat ini, ia menikmati hidupnya di Australia.