Manajer Liverpool Arne Slot menghadapi gelombang protes dari suporter di Stadion Anfield setelah timnya ditahan imbang Chelsea pada Sabtu petang, 9 Mei 2026. Hasil ini memicu aksi siulan kecewa dari tribun menyusul kegagalan tuan rumah mempertahankan keunggulan dalam laga lanjutan Premier League tersebut.
Dilansir dari Bola, tim Merseyside tersebut sempat memimpin lebih dulu sebelum gol penyeimbang dari Enzo Fernandez merusak momentum kemenangan. Hasil imbang ini menandai hilangnya sembilan poin bagi Liverpool dari posisi unggul dalam laga kandang sepanjang musim ini.
Statistik menunjukkan bahwa performa di Anfield musim ini merupakan yang terburuk sejak periode 2015/2016. Saat itu, klub tengah berada dalam masa transisi kepelatihan dari Brendan Rodgers ke Jurgen Klopp.
"Wajar jika orang kecewa ketika Liverpool gagal menang," kata Arne Slot, Manajer Liverpool. Ia mengakui timnya belum mampu memberikan performa yang diinginkan penonton meski menguasai jalannya pertandingan dan dominasi bola.
Ketegangan di stadion memuncak pada menit ke-67 ketika Slot menarik keluar pemain muda Rio Ngumoha yang tampil impresif. Slot mengonfirmasi bahwa keputusan tersebut diambil karena pemain berusia 17 tahun itu mengalami kram, meskipun disambut cemoohan keras dari suporter.
Wayne Rooney dalam program Match of the Day menilai kegelisahan pendukung muncul karena musim Liverpool tidak berjalan sesuai ekspektasi besar. Pergerakan taktis pemain Chelsea, termasuk Marc Cucurella, dianggap memberikan tekanan signifikan yang gagal diantisipasi oleh strategi Slot.
Gelandang Ryan Gravenberch meminta pendukung untuk tetap memberikan pembelaan selama 90 menit penuh. Ia menyatakan bahwa tim sangat membutuhkan dukungan atmosfer Anfield untuk membantu menjalankan tekanan agresif di lapangan pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Manajemen klub melalui Direktur Olahraga Richard Hughes dikabarkan telah memantau langsung situasi ini dari tribun. Pihak klub menyadari perlunya evaluasi mendalam dan rencana transfer pada musim panas mendatang untuk mengembalikan identitas permainan tim.