Suporter PSBS Biak Desak Marian Mihail Mundur Setelah Kalah Telak

Kelompok suporter PSBS Biak menuntut pelatih Marian Mihail segera dicopot menyusul kekalahan telak 0-7 dari Malut United dan ancaman degradasi.

Kelompok suporter PSBS Biak, Napi Bongkar, melayangkan tuntutan keras agar pelatih kepala Marian Mihail segera diturunkan dari jabatannya pada Rabu (29/04/2026). Desakan ini muncul setelah tim berjuluk Badai Pasifik tersebut menderita kekalahan telak 0-7 dari Malut United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, sehari sebelumnya.

Sekretaris Jenderal Napi Bongkar, Dirk Putuhena, meminta Ketua Umum klub untuk segera mengintervensi kondisi manajemen demi menyelamatkan tim. Dilansir dari Bola, performa buruk klub di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia ini telah memicu kekhawatiran besar di kalangan pendukung.

Statistik mencatat PSBS Biak saat ini terjerembap di posisi ke-18 atau dasar klasemen sementara dengan perolehan 18 poin. Dari 30 pertandingan yang telah dijalani sepanjang musim 2025/2026, klub asal Papua ini hanya mampu mengantongi empat kemenangan, enam hasil imbang, dan menelan 20 kekalahan.

"Sejak beliau datang ke tim kami, belum satu kali pun kemenangan dipersembahkan untuk masyarakat Biak. Karena itu kami meminta dengan tegas pelatih kepala segera out dari tim," kata Dirk Putuhena, Sekjen Napi Bongkar.

Marian Mihail didatangkan manajemen pada Februari 2026 untuk menggantikan posisi Divaldo Alves. Namun, kehadiran pelatih asal Rumania tersebut dianggap tidak memberikan dampak positif dan justru dituding memicu ketidakharmonisan di dalam ruang ganti pemain.

Dirk menilai adanya perpecahan internal yang mengakibatkan sejumlah pemain potensial tidak mendapatkan kesempatan bermain secara maksimal. Ia juga mengkritik pernyataan pelatih yang menyebut laga resmi di Liga 1 sebagai ajang evaluasi dan uji coba.

Dengan sisa empat pertandingan di musim ini, posisi PSBS Biak sangat terancam turun kasta ke Liga 2. Pihak suporter berharap perubahan nakhoda tim sudah dilakukan sebelum laga pekan ke-31 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada 2 Mei mendatang.

Recommended