Pengamat sepak bola senior Gusnul Yakin memberikan apresiasi terhadap perubahan gaya permainan Timnas Indonesia U-17 di bawah asuhan pelatih Kurniawan Dwi Yulianto pada Rabu (15/4/2026). Performa skuad Garuda Muda dinilai menunjukkan organisasi yang lebih rapi dan skema permainan yang berbeda dibandingkan era sebelumnya.
Gusnul Yakin mengamati bahwa koordinasi antar pemain di lapangan kini jauh lebih teratur dan memberikan ruang bagi kreativitas individu. Penilaian ini muncul setelah melihat perkembangan tim yang tidak hanya mengandalkan hasil akhir, tetapi juga kualitas proses permainan.
Dilansir dari Bola, keberhasilan Timnas Indonesia U-17 dalam menjalankan instruksi pelatih menjadi poin utama yang disoroti. Mantan pelatih Arema tersebut melihat adanya perbedaan signifikan dalam penerapan pakem permainan yang dibawa oleh Kurniawan.
"Saya lihat Kurniawan Dwi Yulianto punya game plan berbeda dengan Nova Arianto. Saya tak menilai kemenangan atas Timor Leste karena lawan lemah. Tapi saya suka mengamati cara bermain Timnas Indonesia U-17," kata Gusnul Yakin, pengamat sepak bola senior asal Malang.
Menurut Gusnul, sistem bermain dan kreativitas sangat dibutuhkan agar sebuah tim mampu menyuguhkan permainan yang berkualitas. Para pemain dinilai mampu mengimplementasikan strategi pelatih sembari menunjukkan kemampuan individu yang baik di atas lapangan.
Kurniawan Dwi Yulianto disebut tidak lagi menitikberatkan strategi pada pertahanan rapat dan serangan balik cepat. Sebaliknya, pelatih yang juga mantan striker legendaris Indonesia tersebut lebih memberikan keleluasaan bagi pemain untuk berimprovisasi dalam skema kolektif.
Gaya kepemimpinan Kurniawan bahkan disebut memiliki kemiripan dengan gaya melatih John Herdman dalam hal pemberian kebebasan improvisasi. Kendati demikian, Gusnul mengingatkan agar kontrol terhadap performa pemain tetap terjaga agar aksi individu tidak dilakukan secara berlebihan.
Timnas Indonesia U-17 kini tengah bersiap menghadapi tantangan di Piala AFF U-17 2026. Berdasarkan hasil undian, Garuda Muda berada di grup yang sama dengan sejumlah tim kuat seperti Vietnam U-17 dan Malaysia U-17.
Kurniawan Dwi Yulianto sendiri telah menegaskan bahwa seluruh lawan di turnamen tersebut tidak dapat dipandang sebelah mata. Ujian taktik selanjutnya akan terlihat saat Indonesia dijadwalkan menghadapi Malaysia U-17 dalam laga lanjutan fase grup.