51 Tendik Perguruan Tinggi Kunjungi Media Group untuk Perkuat Peran Humas

Sebanyak 51 tenaga kependidikan (tendik) dari berbagai perguruan tinggi berdiskusi di Media Group untuk memperkuat peran humas strategis di era digital.

Sebanyak 51 tenaga kependidikan (tendik) dari berbagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia melaksanakan kunjungan ke kantor Media Group, Kedoya, Jakarta Barat, pada Kamis, 9 April 2026. Kunjungan ini adalah bagian integral dari program Tenaga Kependidikan Berdampak – Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme 2026 bidang Pranata Humas yang diselenggarakan BINUS University.

Peran kehumasan di lingkungan perguruan tinggi kini bertransformasi dari sekadar fungsi pendukung menjadi elemen strategis. Fungsinya krusial dalam membangun serta memelihara kepercayaan publik di tengah lanskap digital yang terus berubah. Oleh karena itu, program ini digagas untuk menjawab dinamika komunikasi yang makin kompleks.

Dalam kunjungan tersebut, para tendik disambut oleh sejumlah jurnalis dan produser senior Media Group. Mereka antara lain Pemimpin Redaksi Medcom.id Achmad Firdaus, Jurnalis Senior Media Group Sjaichul Anwar, Executive Producer Program Meet Nite Live Metro TV, dan Redaktur Humaniora Media Indonesia Indrastuti. Para praktisi ini juga bertindak sebagai narasumber dalam sesi diskusi selama 1,5 jam.

Diskusi berfokus pada strategi adaptasi Media Group dengan berbagai platformnya di tengah disrupsi teknologi. Dikutip dari Medcom, para narasumber berbagi pengalaman tentang bagaimana Media Indonesia yang awalnya berbasis koran harus menyesuaikan diri dengan perubahan, serta kreativitas Medcom.id sebagai portal berita dan video termuda dalam mengikuti dinamika dunia digital dan media sosial.

Metro TV turut memaparkan upaya mereka dalam menghadirkan terobosan program-program baru agar tetap relevan dan diterima oleh pemirsanya. Antusiasme peserta terlihat jelas selama sesi tanya jawab, mencerminkan kebutuhan akan pemahaman mendalam tentang praktik komunikasi media modern.

Setelah sesi diskusi, kunjungan diakhiri dengan tur kantor Media Group. Para peserta berkesempatan melihat langsung aktivitas di Newsroom serta studio tempat program-program unggulan Metro TV diproduksi.

Penguatan Kompetensi Humas di Era Digital

Program Tendik Berdampak 2026 yang diinisiasi BINUS University berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia ini dilaksanakan pada 7–9 April 2026. Inisiatif ini merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak akan penguatan kapasitas kehumasan.

Hal ini sejalan dengan perkembangan media digital yang pesat, pergeseran perilaku masyarakat, serta meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan terhadap institusi pendidikan.

Program ini mengadopsi pendekatan pembelajaran yang komprehensif, mencakup webinar, workshop intensif, praktik langsung, dan studi banding dengan praktik terbaik di industri. Peserta tidak hanya dibekali pemahaman konseptual, tetapi juga keterampilan strategis dalam komunikasi publik, media relations, perencanaan komunikasi, storytelling, hingga pengelolaan isu.

Prof. Dr. Engkos Achmad Kuncoro, S.E., M.M., Vice Rector Academic Development BINUS University, menegaskan pentingnya peran tendik dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berdampak. “Penguatan pendidikan tinggi tidak hanya bertumpu pada aspek akademik, tetapi juga pada peran strategis tenaga kependidikan sebagai penggerak ekosistem. Komunikasi adalah elemen kunci untuk membangun kepercayaan publik,” ujarnya.

Sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta yang dipercaya menyelenggarakan program ini, BINUS University mengimplementasikan pembelajaran berbasis praktik industri. Ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang relevan, adaptif, dan berdampak di Indonesia.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., mengungkapkan harapannya. “Kita ingin memastikan pendidikan tinggi Indonesia memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar, masyarakat, dan bangsa. Untuk mencapai itu, kita membutuhkan sistem yang kuat, layanan yang cepat dan responsif, serta sumber daya manusia yang profesional dan semangat belajar,” katanya.

Prof. Brian Yuliarto berharap workshop ini tidak hanya menghasilkan transfer pengetahuan, tetapi juga praktik baik yang dapat diimplementasikan, serta jejaring kolaborasi kuat antar tendik.

Haris Suhendra, S.Kom., M.M., Ketua Program Tendik Berdampak 2026 BINUS University, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mendorong kolaborasi lintas peran dalam ekosistem pendidikan tinggi. Pembelajaran berbasis praktik yang relevan dengan kebutuhan komunikasi saat ini diyakini mampu mendorong lahirnya praktik kehumasan yang strategis di institusi masing-masing.

Recommended