Timnas Futsal Indonesia berhasil mengamankan tiket ke babak semifinal Piala AFF Futsal 2026. Kepastian tersebut diperoleh setelah skuad Garuda sukses menaklukkan Timnas Futsal Malaysia dengan skor tipis 1-0 dalam laga kedua Grup B, yang berlangsung di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium, Nonthaburi, pada Selasa (7/4/2026).
Kemenangan penting ini disambut positif oleh pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto. Menurutnya, lolos ke semifinal merupakan target awal yang berhasil dicapai, meskipun setiap pertandingan memiliki tantangannya sendiri. Seperti diberitakan oleh Bola, timnya harus berjuang keras.
Hasil tersebut menempatkan Timnas Futsal Indonesia di posisi kedua klasemen sementara Grup B. Mereka mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan, perolehan yang sama dengan Timnas Futsal Australia yang berada di peringkat pertama.
“Tentu saja, target pertama adalah lolos ke semifinal. Seperti yang saya katakan, tidak pernah mudah untuk mencapai semifinal, tetapi dua pertandingan ini seharusnya bisa kami menangkan,” ungkap Souto.
Timnas Futsal Indonesia unggul enam angka dari Malaysia di posisi ketiga dan Brunei Darussalam di urutan keempat, membuat posisi mereka di empat besar Piala AFF Futsal 2026 secara matematis telah aman.
Souto menambahkan bahwa perjalanan tim tidak berhenti hanya pada kemenangan, tetapi juga pada perkembangan permainan. “Sekarang ini menjadi kompetisi baru bagi kami. Kami memiliki satu pertandingan untuk meningkatkan tim, bukan hanya untuk menang, tetapi juga untuk berkembang,” imbuhnya.
Pada laga pembuka Piala AFF Futsal 2026, Timnas Futsal Indonesia menunjukkan dominasinya dengan menghajar Brunei Darussalam tujuh gol tanpa balas. Pertandingan tersebut juga digelar di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium pada Senin (6/4/2026).
Mengenai calon lawan di semifinal, dua tim yang berpotensi dihadapi Timnas Futsal Indonesia adalah Timnas Futsal Vietnam dan tuan rumah, Timnas Futsal Thailand.
Pelatih Hector Souto juga menyoroti aspek peningkatan performa. “Dan semua pertandingan berikutnya, tiga laga ke depan, benar-benar menjadi kesempatan bagus untuk memperbaiki gaya permainan kami. Saya pikir hari ini kami tidak bisa mengontrol pertandingan dalam beberapa situasi,” ujar Souto.
Ia juga mengakui adanya kekurangan dalam pertandingan terakhir. “Dalam beberapa momen, permainan kami terasa terlalu dipaksakan. Saya juga melihat kami seharusnya bisa menyelesaikan lebih banyak peluang, baik dari situasi bola mati maupun serangan posisi,” pungkasnya.