Timnas Putri U-17 Berlatih di Clairefontaine Prancis pada Mei 2026

Sebanyak 20 pemain Timnas Putri Indonesia U-17 akan mengikuti pelatihan di INF Clairefontaine Prancis mulai 3 Mei 2026 sebagai program pengembangan.

Tim Nasional Sepak Bola Putri Indonesia U-17 dijadwalkan bertolak ke Prancis pada Minggu, 3 Mei 2026, untuk menjalani program pelatihan intensif selama satu minggu. Sebanyak 20 pemain dan lima pelatih akan menimba ilmu di pusat pembinaan elite Federasi Sepak Bola Prancis (FFF).

Pengiriman delegasi ini merupakan realisasi kerja sama antara PSSI, FFF, dan Kedutaan Besar Prancis melalui program bertajuk Next Goal. Dilansir dari Bola, inisiatif tersebut difokuskan sepenuhnya pada percepatan pengembangan kualitas sepak bola putri nasional secara berkelanjutan.

Lokasi pelatihan akan dipusatkan di INF Clairefontaine, fasilitas yang memiliki reputasi dunia sebagai tempat kelahiran bintang besar seperti Kylian Mbappe dan Thierry Henry. Di sana, para pemain akan mendapatkan akses langsung terhadap metode latihan modern dan standar pembinaan kelas atas.

Pemerintah Prancis memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi olahraga ini. Kepastian keberangkatan tersebut diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di Institut français d'Indonésie, Jakarta Pusat, pada Rabu, 15 April 2026.

"Kunjungan ini akan berlangsung pada 3 hingga 9 Mei 2026, dan kami sangat senang menyambut para peserta dari Indonesia," kata Fabien Penone, Duta Besar Prancis untuk Indonesia. Ia menambahkan bahwa Clairefontaine merupakan "pabrik" bagi pemain kelas dunia.

Selain aspek teknis dan pemahaman taktik, program ini juga menekankan pada pengembangan mental serta disiplin atlet profesional. Lima pelatih pendamping diharapkan mampu menyerap sistem pembinaan Prancis untuk diimplementasikan di tanah air.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pembangunan fondasi sepak bola putri dari usia dini. Pemerintah berupaya memastikan adanya dukungan sistem yang kuat bagi talenta muda perempuan.

Program di Prancis ini menjadi agenda penting bagi Garuda Pertiwi Muda untuk meningkatkan daya saing di level internasional. Setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan pada 9 Mei 2026, tim dijadwalkan langsung membawa pulang hasil evaluasi untuk pembinaan jangka panjang.

Recommended