Mudik menggunakan mobil listrik kini semakin populer. Agar perjalanan aman dan nyaman, pengemudi perlu memperhatikan beberapa hal penting terkait daya jelajah, perencanaan pengisian daya, serta fitur keselamatan.
Berikut adalah strategi mudik aman menggunakan mobil listrik:
Hasil pengujian daya tempuh, seperti standar NEDC, dilakukan dalam kondisi ideal. Penggunaan aktual bisa berbeda karena faktor seperti gaya berkendara, lalu lintas, penggunaan AC, dan beban kendaraan. Sebaiknya pelajari lokasi SPKLU dan rencanakan titik istirahat.
Contohnya, Jaecoo J5 EV memiliki baterai 60,9 kWh dan diklaim mampu menempuh hingga 534,1 km dalam sekali pengisian berdasarkan pengujian internal di Indonesia (tol dan non-tol).
Mengenali Karakter Rute Perjalanan
Rute mudik seringkali tidak hanya melewati jalan tol. Jalur alternatif dapat menghadirkan tantangan seperti jalan tidak rata, genangan air, dan perubahan cuaca.
Jaecoo J5 EV dibekali baterai berstandar IP68 untuk perlindungan dari debu dan air, serta ground clearance 200 mm. Selain itu, terdapat 17 fitur ADAS dan around view camera 540 derajat untuk meningkatkan visibilitas dan keamanan.
Prioritaskan Kenyamanan Kabin
Perjalanan mudik seringkali memakan waktu berjam-jam. J5 EV menawarkan kabin lega dengan electronic column shifter, dual zone climate control, dan kursi elektrik berventilasi di baris depan. Kapasitas bagasi 480 liter dapat diperluas hingga 1.180 liter, ditambah front trunk 35 liter dan 35 kompartemen penyimpanan. Fitur lain termasuk fast wireless charging 50W dengan pendingin, ambient lighting 64 warna, dan double layer soundproof glass.
Dukungan Layanan Purna Jual
Selain kesiapan kendaraan, layanan purna jual juga penting. Jaecoo menyediakan 14 Dealer Siaga di rute mudik utama dengan layanan bantuan darurat 24 jam, termasuk towing dan dukungan teknis.