Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan akan dioperasikan secara fungsional tanpa biaya selama periode angkutan Lebaran 2026.
Pada periode ini, tol akan dibuka sepanjang 52 kilometer (km) dari Gerbang Tol (GT) Sadang hingga GT Setu.
Sebagian ruas Tol Japek II Selatan terpantau sudah siap dilalui, meskipun beberapa area masih dalam tahap pembangunan. Beberapa area jalan telah diaspal, dilengkapi marka jalan, plang, dan lampu penerangan. Namun, ada juga area yang belum dilengkapi lampu dan marka jalan.
Saat ini, baru satu jalur kendaraan yang rampung dan bisa dilalui pengguna jalan, yaitu dari arah Sadang menuju Setu. Jalur sebaliknya masih dalam proses pembangunan, bahkan di beberapa bagian masih berupa tanah.
Kondisi ini menyebabkan ruas tol hanya dioperasikan satu arah saat libur Lebaran, yaitu untuk arus balik dari arah Bandung menuju Jakarta.
Tol Japek II Selatan akan dibuka dari GT Sadang, Purwakarta, hingga GT Setu, Bekasi, dengan panjang jalur 52 km selama periode libur Lebaran 2026. Sebelumnya, tol hanya dibuka dari GT Sadang sampai GT Kutanegara, Karawang, dengan panjang sekitar 8 km.
Setelah melewati Tol Japek II Selatan, masyarakat dapat melanjutkan perjalanan melalui Tol Cimanggis-Cibitung yang merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2. Masyarakat dapat masuk ke GT Burangkeng yang lokasinya dekat GT Setu, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Menurut Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Rivan Achmad Purwantono, ruas tol ini masih dalam tahap penyiapan untuk dioperasikan secara fungsional pada Lebaran tahun ini. Ruas tol ini ditargetkan siap dibuka per tanggal 15 Maret 2026.
"Persiapannya ada dua yang krusial yang tetapi sudah 95% ya di kilometer 17, yang insyaallah juga selesai dalam 1-2 hari ini dan pembersihan area juga harus dilakukan supaya tidak ada debu. Kemudian beberapa lampu juga sudah disiapkan terhadap beberapa area-area yang diwajibkan diberikan lampu," jelas Rivan saat ditemui di Tol Japek II Selatan area Simpang Susun Sadang, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026).
Keberadaan Tol Japek II Selatan menjadi jalur alternatif untuk memecah kepadatan lalu lintas di KM 66, titik pertemuan kendaraan dari arah Tol Cipularang dan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).
Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) Charles Lendra menyatakan bahwa pihaknya akan menyiagakan ruas tol ini selama 24 jam mulai 15 Maret 2026. Namun, pembukaan ruas ini akan mengikuti arahan dari diskresi Kepolisian.
"Jadi kita memang menyediakan untuk arus arah Jakarta saja, satu jalur. Untuk periodenya nanti tergantung dengan korlantas apakah dibuka (kapan jadwalnya). Kami siapkan per tanggal 15 (Maret), hari minggu ya," kata Charles di lokasi yang sama.
Pembangunan Tol Japek II Selatan terbagi dalam 4 paket pekerjaan. Paket I mencakup Seksi 1 dan 2 Jatiasih-Bantargebang-Setu sepanjang 7,25 km, Paket 2A Seksi 3 Setu-Sukaragam sepanjang 10,50 km, Paket 2B Seksi 4 Sukaragam-Bojongmangu sepanjang 13 km, dan Paket 3 untuk Seksi 5 dan 6 Bojongmangu-Kutanegara-Sadang sepanjang 31,25 km. Pekerjaan Paket I masih terus berjalan agar dari GT Setu bisa tembus hingga ke Jatiasih.