Tottenham Hotspur semakin berminat untuk merekrut Roberto De Zerbi, pelatih asal Italia. Meski demikian, De Zerbi dilaporkan lebih memilih untuk menunggu hingga akhir musim sebelum menerima tawaran pekerjaan baru.
De Zerbi menjadi salah satu kandidat utama yang dipertimbangkan Spurs untuk mengisi posisi pelatih mulai musim 2026/2027.
Menurut jurnalis transfer Ben Jacobs, saat ini De Zerbi tidak ingin terburu-buru menerima tawaran karena mengetahui ada beberapa klub besar yang tertarik padanya. Jacobs menulis di media sosial bahwa De Zerbi cenderung menunggu hingga musim panas sebelum mengambil peran baru, karena ada beberapa klub yang tertarik. Ia menjadi salah satu nama utama dalam daftar Tottenham bersama Mauricio Pochettino.
Tottenham juga dikabarkan sedang mengevaluasi masa depan pelatih mereka saat ini, Igor Tudor. Manajemen klub London Utara itu disebut-sebut berencana untuk berpisah dengan Tudor dalam waktu dekat.
Spurs kini sedang mempertimbangkan opsi pelatih sementara, sekaligus kemungkinan mempercepat penunjukan pelatih permanen.
Situasi ini membuat nama De Zerbi semakin santer dikaitkan dengan kursi manajer Tottenham. Pelatih berusia 46 tahun itu sebelumnya baru saja berpisah dengan Olympique Marseille pada Februari lalu melalui kesepakatan bersama.
Sebelumnya, De Zerbi juga sempat dikaitkan dengan kursi pelatih Manchester United. Nama De Zerbi sendiri mulai dikenal luas ketika menangani Brighton & Hove Albion di Premier League. Ia ditunjuk sebagai pelatih Brighton pada Oktober 2022 dan meninggalkan klub tersebut pada akhir musim 2023/2024.
Selama melatih Brighton, De Zerbi mencatatkan 38 kemenangan dari 89 pertandingan, dengan 31 kekalahan dan 20 hasil imbang. Pada musim pertamanya, ia bahkan membawa Brighton mencetak sejarah dengan lolos ke Liga Europa untuk pertama kalinya.
Sebelum sukses di Inggris, De Zerbi juga memiliki pengalaman melatih sejumlah klub Italia seperti Palermo, Benevento Calcio, dan US Sassuolo Calcio di Serie A. Di kompetisi kasta tertinggi Italia itu, De Zerbi mencatatkan 47 kemenangan dari total 155 pertandingan. Kini, dengan reputasi yang semakin meningkat, peluang De Zerbi untuk kembali ke Premier League tampaknya semakin terbuka lebar.