Tottenham Hotspur Terancam Degradasi, Gaji Pemain Bisa Dipotong

Klausul pemotongan gaji hingga 50 persen mengancam pemain Tottenham jika klub terdegradasi dari Premier League.

Tottenham Hotspur menghadapi ancaman degradasi yang tidak hanya mempengaruhi posisi mereka di klasemen, tetapi juga berpotensi mengurangi pendapatan pemain.

Beberapa klausul dalam kontrak pemain utama menyatakan bahwa pemotongan gaji akan diberlakukan jika klub terdegradasi dari Premier League. Saat ini, Spurs berada di peringkat ke-16 klasemen, hanya empat poin di atas zona degradasi dengan sepuluh pertandingan tersisa.

Situasi ini semakin mengkhawatirkan karena mereka belum memenangkan satu pertandingan pun di liga domestik sepanjang tahun ini. Upaya penyelamatan telah dilakukan dengan menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih kepala, menggantikan Thomas Frank. Namun, awal kepemimpinan Tudor jauh dari ideal, dengan Spurs menelan kekalahan dalam dua pertandingan pertamanya melawan Arsenal dan Fulham.

Serangkaian hasil negatif meningkatkan kemungkinan Tottenham terlempar ke divisi kedua sepak bola Inggris untuk pertama kalinya sejak 1977. Konsekuensi dari skenario terburuk ini akan signifikan, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Manajemen klub telah mengantisipasi dampak finansial dengan memasukkan klausul pemotongan gaji dalam kontrak pemain jika degradasi terjadi. Laporan The Athletic mengungkapkan bahwa sebagian besar pemain tim utama akan mengalami penurunan gaji sekitar 50 persen.

Ketentuan ini telah dimasukkan ke dalam semua kontrak yang ditandatangani sebelum kepergian Daniel Levy dari jabatan ketua eksekutif pada bulan September lalu. Klausul tersebut berfungsi sebagai perlindungan finansial bagi klub jika menghadapi skenario terburuk berupa degradasi.

Sejak Levy mundur, Spurs baru merekrut dua pemain tim utama, Conor Gallagher dari Atletico Madrid dan bek kanan asal Brasil, Sousa, dari Santos FC.

Di tengah tekanan ini, pasukan Tudor akan menjamu Crystal Palace pada Jumat (6-3-2025) dini hari WIB sebelum bertolak ke Spanyol untuk menghadapi Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Jadwal padat ini terasa semakin berat bagi Spurs mengingat situasi di kompetisi domestik yang belum membaik.

Recommended