Proyek sistem pembayaran tol tanpa henti, atau dikenal dengan Multi Lane Free Flow (MLFF), dijadwalkan untuk kembali menjalani fase uji coba. Keputusan ini diambil menyusul rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian.
Sebelumnya, terdapat perbedaan pandangan mengenai efektivitas sistem tersebut. Pemerintah melalui BPJT menyatakan MLFF belum berhasil, sedangkan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) sebagai operator memiliki klaim yang berbeda. Hal ini diungkapkan Wilan saat berdiskusi dengan media di Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Kamis (2/4/2026), seperti dilansir dari Detik Finance.
"Karena yang sebelumnya ada dua klaim dari kami, dari BPJT atau PU itu menyatakan belum berhasil tapi dari Roatex atau RITS itu menyatakan berhasil, nah ini, kita rencanakan uji coba," kata Wilan.
Wilan menjelaskan bahwa uji coba kali ini akan dilaksanakan secara menyeluruh, mencakup seluruh alur dari pengunduhan aplikasi hingga penerimaan pembayaran oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) maupun operator. Saat ini, proses pra-uji coba sedang berlangsung, termasuk penyusunan kerangka acuan (TOR) oleh operator sesuai ketentuan kontrak.