Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Ternate, Maluku Utara, mulai mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mentransformasi bisnis tradisional mereka sejak awal tahun 2026. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu merambah pasar internasional melalui program AILeap Nusantara.
Dilansir dari Medcom, program yang merupakan bagian dari Pekan Inovasi AI ini memberikan pelatihan kepada pengusaha daerah untuk memodernisasi pemasaran dan desain produk. Salah satu peserta, Alfitrah (23), pemilik usaha Kerupuk & Peyek Takoma, berhasil merombak identitas visual usahanya menggunakan perangkat Microsoft Designer dan Microsoft Copilot.
Alfitrah yang mengelola bisnis keluarga sejak 1998 tersebut kini mampu menciptakan kemasan yang lebih profesional dan ramah lingkungan tanpa beban biaya desain yang tinggi. Ia bahkan mengembangkan inovasi produk baru berupa kerupuk dari limbah tulang ikan sebagai upaya meningkatkan keberlanjutan bisnisnya.
"Teknologi ini membuat pelaku usaha daerah bisa lebih kreatif dan kompetitif tanpa harus menunggu modal besar," ujar Alfitrah, pengusaha lulusan arsitektur tersebut sebagaimana dikutip dari Medcom.
Transformasi serupa juga dilakukan oleh Kelompok Tani Hutan Buku Manyeku di Pulau Hiri melalui bendaharanya, Junaidi Dahlan. Sejak mengikuti pelatihan, kelompok penyuling minyak cengkeh yang berdiri sejak 2017 ini mulai menggunakan AI untuk menyusun narasi produk serta strategi pemasaran digital yang lebih efektif.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif teknologi ini dan berharap jangkauan pelatihan dapat diperluas. Selain untuk sektor UMKM, Sherly menginginkan teknologi AI juga diterapkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan guna memacu produktivitas kerja.
Arief Suseno, AI Skills Director Microsoft Indonesia, menegaskan bahwa akses terhadap keterampilan teknologi sangat krusial bagi UMKM di daerah. Penguasaan alat-alat cerdas ini menjadi faktor penentu dalam perencanaan dan pengembangan bisnis di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.