Valentino Rossi dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk menjual kepemilikan tim balap miliknya, VR46 Racing Team, menjelang perubahan regulasi besar pada musim 2027 mendatang. Rencana ini muncul seiring tercapainya misi utama sang legenda dalam mengorbitkan pebalap muda dari akademi pribadinya ke kelas utama MotoGP.
Dilansir dari Bola pada Selasa (15/4/2026), spekulasi mengenai masa depan tim semakin menguat setelah adanya prediksi perubahan komposisi pebalap secara total. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tim kuning tersebut diproyeksikan tidak akan diperkuat oleh satu pun pebalap lulusan VR46 Riders Academy pada musim 2027.
Posisi pebalap utama untuk musim 2027 kemungkinan besar akan diisi oleh Fermin Aldeguer dan Fabio Di Giannantonio. Aldeguer merupakan pebalap yang terikat kontrak langsung dengan Ducati, sementara Di Giannantonio dinilai menunjukkan performa impresif sejak awal musim sehingga layak mendapatkan perpanjangan kontrak.
Beberapa pengamat industri balap menilai saat ini merupakan momen paling menguntungkan secara finansial bagi Rossi untuk melepas asetnya. Pasca akuisisi MotoGP oleh Liberty Media, minat investor terhadap kepemilikan tim balap melonjak drastis, yang secara otomatis meningkatkan nilai jual tim di pasar global.
Status VR46 sebagai tim satelit utama Ducati menjadi daya tarik tambahan yang diprediksi akan menarik tawaran dengan nilai yang sangat tinggi. Secara prestasi, visi Rossi dianggap telah terealisasi sepenuhnya setelah berhasil mencetak juara dunia melalui Francesco Bagnaia dan raihan podium Marco Bezzecchi.
Faktor personal juga memengaruhi rencana ini, mengingat Rossi kini lebih berfokus pada karier balap mobil serta urusan keluarga. Kehadiran peraih juara dunia sembilan kali tersebut di garasi tim selama akhir pekan balapan juga dilaporkan mulai berkurang secara bertahap.
Di sisi lain, regenerasi pebalap dari akademi VR46 saat ini dinilai belum siap untuk naik ke kelas utama dalam waktu dekat. Pebalap Moto2, Celestino Vietti, dianggap masih membutuhkan pengalaman lebih, sementara talenta muda lainnya masih memerlukan waktu beberapa tahun lagi untuk matang.
Meskipun kemitraan teknis dengan Ducati dipastikan tetap berlanjut, keputusan untuk menjual tim saat berada di puncak popularitas dipandang sebagai langkah bisnis strategis. Hingga saat ini, manajemen VR46 Racing Team masih terus melakukan evaluasi terhadap berbagai tawaran investasi yang masuk.