Republik Türkiye memfasilitasi pembebasan dan kepulangan sembilan aktivis Indonesia dengan selamat. Sembilan warga negara Indonesia tersebut sempat ditahan setelah serangan terhadap Global Sumud Flotilla oleh pasukan keamanan Israel pada tanggal 18 Mei 2026.
Seperti diberitakan oleh Medcom, para aktivis tersebut telah tiba di Istanbul dengan selamat pada tanggal 21 Mei 2026 setelah dibebaskan. Menanggapi penahanan tersebut, pemerintah Republik Türkiye dan Pemerintah Republik Indonesia segera bekerja sama dan berkoordinasi untuk proses pembebasan.
Negara Türkiye memberikan dukungan penuh terhadap proses repatriasi warga negara Indonesia dengan menyediakan semua fasilitas yang diperlukan. Pihak Türkiye mengirimkan tiga pesawat yang disediakan oleh Turkish Airlines demi menjamin kepulangan yang aman bagi seluruh anggota Organisasi Non-Pemerintah.
Relawan yang dibantu tersebut berasal dari 41 negara yang berpartisipasi dalam Global Sumud Flotilla. Kementerian Luar Negeri Republik Türkiye menyatakan sebanyak 422 relawan bantuan kemanusiaan telah dipulangkan dengan selamat dan cepat, termasuk sembilan warga negara Indonesia yang kini telah kembali ke Türkiye.
Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul langsung menemui para warga negara Indonesia tersebut saat kedatangan mereka. Pemerintah Indonesia pun menyampaikan apresiasi resmi atas bantuan yang diberikan selama proses evakuasi ini berlangsung.
"berterima kasih kepada pemerintah Türkiye atas dukungan penuh mereka dalam membantu kepulangan [sembilan warga negara Indonesia]." kata Sugiono, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia.
Kedutaan Besar Republik Türkiye di Jakarta menyatakan harapan tulus agar para warga negara Indonesia dapat kembali ke tanah air dengan selamat. Pihak kedutaan juga menegaskan kembali komitmen untuk terus bekerja sama secara erat dengan pihak berwenang terkait di semua area.