Veda Ega Pratama, pembalap didikan PT Astra Honda Motor (AHM), siap berkompetisi di Kejuaraan Dunia Balap Motor kelas Moto3 pada tahun 2026.
Setelah meraih gelar Juara Asia Talent Cup 2023, Veda akan bergabung dengan Honda Team Asia, berpartner dengan pembalap asal Jepang, Zen Mitani. Dengan kepastian ini, Indonesia akan memiliki dua pembalap di ajang Kejuaraan Dunia Balap Motor 2026.
Selain Veda Ega Pratama, Mario Suryo Aji, yang juga merupakan lulusan Astra Honda Racing School, akan tampil di Moto2 untuk tahun ketiga secara penuh.
Dalam wawancara eksklusif, Veda Ega Pratama mengungkapkan harapannya untuk suatu saat bisa tampil di MotoGP bersama Mario Suryo Aji dalam satu tim.
"Ya kalau bisa bareng-bareng Mario Suryo Aji di MotoGP. Satu tim gitu," kata Veda Ega.
Saat ini, Veda mengaku belum memiliki target spesifik mengenai kapan bisa mentas di MotoGP. Fokusnya adalah pada ajang Moto3 tahun depan.
Sebagai seorang rookie, Veda Ega Pratama menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki target khusus di ajang Moto3 2026.
"Kalau target saya di tahun pertama ini enggak ada sih ya. Yang penting enjoy saja terus perbanyak lap bersama motor Moto3, terus tambah pengalaman, step by step," ujar runner-up Red Bull Rookies Cup 2025 itu.
Ia menambahkan bahwa balapan di Moto3 akan lebih panjang dibandingkan JuniorGP, dan berharap bisa bersaing.
Belajar dari Zen Mitani
Veda Ega Pratama justru ingin belajar dari rekan setimnya di Honda Team Asia, Zen Mitani.
"Ya kalau menurut saya dia kan sudah punya pengalaman tampil di Moto3 dengan wildcard pada seri Valencia, Portugal, dan Mandalika," ungkap Veda Ega.
Veda mengakui bahwa Zen Mitani memiliki pengalaman lebih banyak darinya. Ia terbuka untuk belajar dari rekan setimnya tersebut.
Sebenarnya, dari sisi usia, Veda Ega Pratama belum memenuhi syarat untuk ikut Moto3 2026. Namun, karena menjadi runner-up Red Bull Rookies Cup 2025, ia mendapatkan tiket khusus untuk berlaga.