Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia, mencetak sejarah sebagai pembalap pertama Indonesia yang meraih podium di Moto3 seri Brasil. Setelah keberhasilan tersebut, Veda Ega membagikan tips adaptasi cepatnya dan cara mengenal Circuit of the America (COTA) menjelang Moto3 Amerika Serikat.
Akhir pekan lalu, Veda Ega berhasil meraih podium ketiga di Moto3 Brasil, hanya terpaut 1,650 detik dari Maximo Quiles yang keluar sebagai pemenang.
Sirkuit Ayrton Senna di Brasil, yang menjadi lokasi keberhasilan Veda Ega, terakhir kali menggelar grandprix motor balap lebih dari tiga dekade lalu, tepatnya pada tahun 1992. Hal ini membuat Veda Ega harus beradaptasi dengan cepat, mengingat ini adalah musim debutnya di Moto3.
Memanfaatkan Video dan Info dari Rider Lokal
Veda Ega mengungkapkan bahwa video simulasi dan video di internet menjadi sumber inspirasinya dalam mempersiapkan diri. Namun, seri Brasil memiliki tantangan tersendiri karena sudah lama tidak diadakan.
"Kalau saya kebanyakan belajar dari gim dan nonton video. Biasanya video race ada di YouTube," ujar Veda Ega dalam wawancara melalui zoom meeting, Kamis (26/3/2026).
Ia menambahkan, "Kalau kemarin di Brasil, saya bisa dapatkan on-board dari pembalap lokal. Terus saya maksimalkan untuk mempelajari sirkuitnya."
Menatap Seri Amerika Serikat di CoTA
Setelah meraih podium di Brasil, Veda Ega kini bersiap menghadapi seri di Amerika Serikat yang akan digelar di Circuit of the Americas (CoTA), Austin, pada 27-29 Maret 2026.
Berbeda dengan adaptasinya di Brasil, Veda Ega memiliki cara lain untuk mempersiapkan diri di CoTA.
"Kalau saya melihat layout sirkuitnya dan juga sempat main di MotoGP, agak susah karena ada zig-zag. Kemudian saya melihat balapan tahun lalu dari kualifikasi juga banyak yang jatuh. Jadi saya tanya-tanya juga ke rider lain, dan mereka bilan sirkuitnya banyak bumpy," ujar Veda Ega.
Veda Ega berharap mendapatkan feeling yang baik sejak hari pertama di CoTA, mengingat karakter sirkuit tersebut yang sulit, terutama bagi pembalap baru. "Mari kita lihat besok, semoga saya punya feeliing yang bagus dari hari pertama, karena karakter CoTA memang salah satu yang paling sulit, terutama untuk pembalap baru.