Vinicius Junior memberikan klarifikasi terkait masa depannya bersama Real Madrid. Di tengah ramainya perbincangan mengenai kontrak baru, pemain sayap asal Brasil ini menyatakan dirinya tetap tenang dan tidak merasakan tekanan apa pun.
Pernyataan ini disampaikan setelah penampilan impresifnya dalam kemenangan 6-1 Real Madrid atas AS Monaco di Liga Champions, Rabu (21/01/2026) dini hari WIB. Dalam laga tersebut, Vinicius mencetak satu gol dan memberikan assist untuk gol Kylian Mbappe dan Franco Mastantuono.
Kontrak Vinicius saat ini berlaku hingga 30 Juni 2027. Meskipun negosiasi perpanjangan kontrak sudah berlangsung lama, kesepakatan final belum tercapai.
"Memang banyak pembicaraan soal perpanjangan kontrak, tetapi saya masih punya satu tahun lagi. Kami sangat tenang. Saya percaya kepada presiden dan dia juga percaya kepada saya," ujar Vinícius.
"Kami punya hubungan yang sangat baik. Ketika waktunya tiba, semuanya akan dibereskan. Kami tidak terburu-buru," lanjutnya.
Selain membahas kontrak, Vinicius juga mengomentari pemecatan Xabi Alonso dari kursi pelatih Real Madrid. Alonso diberhentikan setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Hubungan Vinicius dengan Alonso sempat dikabarkan merenggang, namun membaik sebelum pemecatan terjadi.
"Tidak ada yang bisa saya lakukan. Saya hanya bisa memberikan segalanya di lapangan. Saya memang tidak selalu tampil maksimal secara teknis, tetapi saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk tim," ucapnya.
Menanggapi kritik yang sering ditujukan kepadanya, Vinicius menyatakan bahwa tekanan dan sorotan adalah bagian dari kehidupan pemain Real Madrid.
"Media bebas mengatakan apa pun, dan para penggemar juga berhak berpikir serta mengkritik saya," ujar Vinícius.
"Cara terbaik untuk berkembang adalah pulang ke rumah dan disambut di Bernabeu oleh para fans terbaik di dunia," ucapnya.
Vinícius menutup pernyataannya dengan menegaskan keinginannya untuk bertahan lama di Real Madrid. "Saya ingin berada di sini untuk waktu yang sangat lama," tegas Vinicius Junior.