Wasit Sandro Schärer Beri Dua Penalti Kontroversial pada Laga PSG-Bayern

Keputusan wasit Sandro Schärer dalam laga PSG melawan Bayern München pada Rabu (29/4/2026) memicu perdebatan terkait dua tendangan penalti.

Wasit Sandro Schärer menjadi pusat perhatian setelah mengeluarkan serangkaian keputusan kontroversial dalam pertandingan intensitas tinggi antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Bayern München pada Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Dua tendangan penalti yang diberikan pada babak pertama dinilai mengubah arah permainan dalam laga yang berlangsung terbuka tersebut.

Pertandingan diawali dengan tempo cepat saat kedua tim saling melancarkan serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Bayern München mendapatkan peluang emas melalui titik putih pada menit ke-15 setelah Willian Pacho dianggap melanggar Luis Díaz, meskipun tayangan ulang menunjukkan kontak yang minim, sebagaimana dilansir dari Bola.

Analisis tajam datang dari mantan pemain sepak bola Wesley Sneijder yang menilai keputusan tersebut sebagai sebuah kesalahan. Sneijder berpendapat bahwa Díaz justru melakukan kontak terlebih dahulu terhadap Pacho sebelum jatuh di area terlarang, namun VAR tidak menginstruksikan wasit untuk melakukan tinjauan layar.

"Ini benar-benar hadiah bagi Bayern. Kalau dilihat ulang, Díaz justru lebih dulu menendang kaki Pacho. Itu terlihat jelas. Ini seharusnya pelanggaran untuk PSG, bukan penalti," ujar Wesley Sneijder, Analis Pertandingan.

Kontroversi berlanjut menjelang akhir babak pertama ketika giliran PSG yang mendapatkan hadiah penalti dari wasit asal Swiss tersebut. Alphonso Davies dinilai melakukan pelanggaran handball setelah bola mengenai lengannya, meskipun si kulit bundar sempat memantul dari bagian tubuhnya sendiri terlebih dahulu.

Meskipun telah melewati peninjauan VAR, keputusan penalti untuk tuan rumah tetap disahkan dan memicu diskusi mengenai konsistensi penerapan aturan handball. Sneijder kembali mengkritik bahwa situasi tersebut seharusnya dipertimbangkan lebih detail karena adanya pantulan bola dari tubuh pemain sebelum mengenai tangan.

Kepemimpinan Sandro Schärer dalam laga krusial ini menambah daftar panjang perdebatan mengenai penggunaan teknologi VAR dan interpretasi aturan di lapangan. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi tambahan dari perangkat pertandingan mengenai evaluasi atas dua momen penalti tersebut.

Recommended