Wayne Rooney Ungkap Pelatih Timnas Inggris Paling Berkesan, Bukan Sir Alex Ferguson

Legenda Manchester United, Wayne Rooney, memilih Roy Hodgson sebagai pelatih Timnas Inggris yang paling berkesan sepanjang kariernya.

Legenda Manchester United dan mantan penyerang Timnas Inggris, Wayne Rooney, mengungkapkan sosok pelatih yang paling berkesan baginya selama membela skuad Three Lions. Pilihan Rooney cukup mengejutkan, bukan Sir Alex Ferguson atau Fabio Capello, melainkan Roy Hodgson.

Rooney adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris dan Manchester United. Ia memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk kedua tim. Bersama Timnas Inggris, Rooney membukukan 53 gol dari 120 penampilan, melampaui rekor Sir Bobby Charlton sebelum akhirnya dilewati oleh Harry Kane pada tahun 2023. Di level klub, Rooney mencetak 253 gol dari 559 pertandingan bersama Manchester United, kembali mengungguli rekor Charlton.

Rooney memulai debutnya bersama Timnas Inggris pada tahun 2003 di bawah asuhan Sven-Goran Eriksson. Penampilannya langsung mencuri perhatian di Piala Eropa 2004 dengan torehan empat gol saat masih berusia 18 tahun. Eriksson juga membawanya ke Piala Dunia 2006, namun Rooney gagal mencetak gol dan menerima kartu merah saat Inggris tersingkir di perempat final.

Setelah periode Eriksson, Steve McClaren mengambil alih kepemimpinan, namun Inggris gagal lolos ke Piala Eropa 2008. Posisi McClaren kemudian digantikan oleh Fabio Capello. Di bawah Capello, Rooney tampil produktif, mencetak sembilan gol di kualifikasi Piala Dunia 2010 dan pertama kali menjabat sebagai kapten tim dalam laga uji coba melawan Brasil pada tahun 2009. Sayangnya, penampilan Inggris di Piala Dunia 2010 mengecewakan, termasuk kekalahan telak dari Jerman di babak gugur.

Era Roy Hodgson dan Pilihan Mengejutkan

Kepemimpinan Timnas Inggris kemudian beralih ke Roy Hodgson. Rooney sempat absen di dua laga awal Piala Eropa 2012 karena hukuman, tetapi berhasil mencetak gol saat melawan Ukraina. Namun, Inggris harus tersingkir di perempat final setelah kalah dari Italia melalui adu penalti, di mana Rooney gagal mengeksekusi penaltinya.

Meski Inggris meraih hasil kurang memuaskan di turnamen besar pada era Hodgson, Rooney justru memilihnya sebagai pelatih favorit. Dilansir dari Bola, dalam sebuah program BBC Sport, Rooney menjelaskan alasannya. "Saya merasa periode terbaik saya secara individu bersama tim nasional Inggris terjadi di bawah Roy," ujar Rooney.

Rooney mengakui bahwa Hodgson memiliki sisi yang mengejutkan. "Saya pikir dia akan pendiam, tetapi mungkin di pertandingan pertama atau saat jeda, dia bisa marah dan itu sedikit mengejutkan saya," tambahnya. Namun, Rooney merasa adanya rasa saling percaya yang kuat dengan Hodgson. "Masa favorit saya bermain untuk Inggris adalah di bawah Roy, dan saya rasa itu karena kami juga memiliki rasa saling percaya," ungkap Rooney.

Pilihan ini terbilang mengejutkan, mengingat Inggris justru tampil kurang memuaskan di turnamen besar saat diasuh Hodgson. Rooney juga mengenang momen perpisahan yang terasa berat baginya. "Saya ingat melihat kekecewaan di wajah Roy, dan kami tahu saat itu bahwa itu akan menjadi akhir baginya," kata Rooney. "Saya juga mulai berpikir bahwa mungkin ini juga akhir dari karier saya. Momen di ruang ganti setelah pertandingan itu adalah perasaan terburuk yang pernah saya alami," pungkasnya.

Pensiun dari Timnas

Setelah periode Hodgson, Sam Allardyce sempat memimpin satu pertandingan sebelum digantikan Gareth Southgate. Rooney kemudian tersisih dari skuad pada tahun 2017 dan memutuskan untuk pensiun dari timnas, meskipun sempat kembali untuk satu laga perpisahan pada tahun 2018 melawan Amerika Serikat.

Recommended