Manchester United (MU) dihadapkan pada sejumlah keputusan penting menjelang musim panas. Sembari berjuang untuk merebut posisi empat besar di Premier League demi tiket Liga Champions, MU juga perlu menuntaskan berbagai agenda di luar lapangan yang akan menentukan arah klub di musim depan.
Kabar terbaru datang dari Prancis. Zinedine Zidane dilaporkan telah mencapai kesepakatan verbal untuk melatih Timnas Prancis setelah Piala Dunia 2026, menurut laporan Fabrizio Romano.
Didier Deschamps, pelatih Timnas Prancis saat ini, akan menyelesaikan kontraknya setelah turnamen tersebut.
Dengan kesepakatan ini, peluang Zidane untuk melatih di Old Trafford praktis tertutup, yang secara tidak langsung memperkuat posisi Michael Carrick sebagai manajer interim United saat ini.
Awal yang menjanjikan dari Michael Carrick sebagai manajer interim membuat MU tetap dalam persaingan empat besar. Dengan 11 pertandingan liga tersisa, fokus tim kini tertuju pada mengamankan tiket ke kompetisi elite Eropa.
Carrick berharap dapat memanfaatkan sisa musim ini untuk meyakinkan dewan klub agar memberinya jabatan manajer secara permanen. Beberapa nama besar sempat dikaitkan dengan posisi tersebut, namun kini Carrick memiliki peluang nyata untuk mempertahankan perannya, terutama dengan kabar Zidane yang kian menjauh.
Peringatan Carrick Soal Casemiro
Di sisi lain, Michael Carrick mengingatkan manajemen, termasuk pemilik baru INEOS, tentang tantangan besar yang akan dihadapi klub pada bursa transfer musim panas nanti, terutama terkait kepergian Casemiro.
MU telah mengonfirmasi bahwa gelandang bertahan asal Brasil itu akan meninggalkan klub ketika kontraknya habis, meskipun ia kembali menemukan performa terbaiknya musim ini. Carrick menilai peran Casemiro vital dan tidak mudah digantikan.
"Ya, dengarkan, itu adalah posisi yang penting, menurut saya," ujar Carrick.
"Tanpa bermaksud bias, tentu saja sebagai seorang mantan gelandang, tetapi saya pikir itu adalah posisi yang penting untuk menyatukan semuanya."
"Anda terhubung dengan seluruh tim, dan itu kadang secara emosional, sedikit secara mental, serta menunjukkan ketenangan dan pemahaman terhadap permainan. Dan Case memiliki pengaruh besar di dalam grup dalam hal itu," lanjutnya.
Kepergian Casemiro menciptakan lubang besar di lini tengah, baik secara teknis maupun kepemimpinan. Bagi MU, musim panas nanti bukan hanya soal mencari pelatih tetap, tetapi juga memastikan fondasi skuad tetap kuat untuk bersaing di level tertinggi.
Sumber: Express