Menteri PU Lantik Mayjen TNI Purn Arnold Ritiauw Jadi Dirjen SDA

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melantik purnawirawan TNI Arnold Ritiauw sebagai Dirjen Sumber Daya Air untuk mempercepat proyek strategis nasional.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melantik Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air pada Jumat, 22 Mei 2026, guna mengakselerasi pembangunan infrastruktur strategis nasional yang sedang berjalan.

Pengangkatan purnawirawan dari Korps Zeni tersebut dilakukan untuk membawa efisiensi kerja militer ke dalam birokrasi sipil, seperti dilansir dari Detik Finance. Selain posisi direktur jenderal, penyegaran organisasi di lingkungan Kementerian PU juga mencakup pelantikan Sekretaris Jenderal, Kepala Badan, serta Staf Ahli Menteri.

Langkah penunjukan pejabat dari unsur eksternal ini dinilai krusial oleh Dody Hanggodo demi mendorong kinerja kementerian dalam menyelesaikan berbagai proyek mangkrak.

"Ya memang profesional di bidangnya.Kan beliau juga zeni kan, Zeni itu kan PU-nya tentara.Ya kita masukkan darah baru dari luar lah.Siapa tau kemudian cara kerjanya bisa lebih bagus lagi dibandingkan yang kemarin lah," jelas Dody dalam media briefing di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).

Kebutuhan akan tenaga baru dari luar birokrasi ini muncul di tengah target besar pemerintah untuk memitigasi dampak cuaca ekstrem terhadap ketahanan pangan. Dody Hanggodo mencontohkan bahwa infrastruktur vital seperti bendungan dan saluran irigasi memerlukan penanganan cepat akibat ancaman iklim.

"Misalnya pembangunan beberapa bendungan yang secepat mangkrak, kemudian jaringan irigasi tanah yang harus kita siapkan dengan cepat untuk menghadapi El Nino yang akan berkepanjangan. Jadi memang saya merasa perlu darah baru dari luar.Dan kebetulan Pak Presiden berkenan dengan yang salah satu yang diusulkan dari kami," beber Dody.

Pelantikan ini sempat memicu perhatian karena dilaksanakan bertepatan dengan hari libur nasional Hari Buruh pada 1 Mei 2026. Namun, Dody Hanggodo mengonfirmasi bahwa penentuan waktu tersebut telah melalui prosedur legalitas yang sah dan disetujui instansi terkait demi menjaga kelangsungan program prioritas.

"Di pemerintahan Pak Prabowo itu nggak ada hari libur.Saya nggak pernah libur, kalau Sabtu Minggu itu saya mesti jalan ngecek proyek, mesti ke lapangan. Nggak ada hari tanggal merah, itu tanggal item.Kita juga sudah konsultasidengan Setneg, dengan BKN.Dan mereka mengatakan semuanya boleh kok, nggak melanggar. Dan dari dulu saya kalau pelantikan Eselon I ya di lantai 17 itu, jadi ya bukan sembunyi sembunyi juga," jelas Dody.

Recommended