AC Milan menghadapi kekalahan memalukan di kandang sendiri saat menjamu Udinese pada pekan ke-32 Serie A. Laga yang berlangsung di San Siro pada Sabtu (11/04/2026) malam WIB itu berakhir dengan skor 0-3 untuk keunggulan tim tamu. Kekalahan ini memicu cemoohan dari para pendukung Milan, dan pelatih Massimiliano Allegri mengakui bahwa timnya memang pantas menerima respons tersebut.
Dilansir dari Bola, meskipun menguasai jalannya pertandingan dengan 63 persen penguasaan bola, I Rossoneri gagal memanfaatkan dominasi mereka. Dari 20 percobaan tembakan yang dilepaskan Milan, hanya tiga yang tepat sasaran. Sementara itu, Udinese tampil lebih efektif dengan mencetak tiga gol dari 12 peluang yang mereka ciptakan.
Gol-gol kemenangan Udinese dicetak melalui gol bunuh diri Davide Bartesaghi di menit ke-27, disusul gol Jurgen Ekkelenkamp pada menit ke-37, dan ditutup oleh Arthur Atta di menit ke-71.
Respons kekalahan ini tak pelak menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan Milanisti yang memadati San Siro. Siulan dan cemoohan keras dialamatkan kepada para pemain AC Milan. Massimiliano Allegri sendiri tidak mempermasalahkan sikap para penggemar.
Allegri menegaskan bahwa kritik tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari dunia sepak bola. "Ini bagian dari sepak bola. Saat Anda menang, Anda dipuji. Saat kalah, Anda dikritik. Hari ini, mereka benar untuk mencemooh kami," tutur Massimiliano Allegri.
Ancaman Keluar Zona Liga Champions
Kekesalan suporter AC Milan dinilai sangat beralasan. Hasil minor kontra Udinese menambah daftar panjang tren buruk Milan yang hanya mampu meraih satu kemenangan dalam empat pertandingan terakhir Serie A.
Sebelumnya, Milan juga takluk 0-1 dari Napoli di Stadion Diego Armando Maradona pada 7 April lalu. Rentetan performa yang menurun ini membuat posisi AC Milan di klasemen semakin terancam, terutama dalam perebutan zona Liga Champions.
Saat ini, Milan menduduki peringkat ketiga klasemen sementara Serie A dengan 63 poin. Mereka hanya unggul tiga poin dari Juventus di posisi keempat. Selain itu, Como yang berada di peringkat kelima masih memiliki lima poin lebih sedikit, namun baru memainkan 31 pertandingan.
Massimiliano Allegri menyerukan kepada timnya untuk kembali fokus dan terorganisir. "Kami harus kembali bermain terorganisir dan tetap berpikir jernih, karena kami masih memiliki peluang untuk lolos ke Liga Champions," ujarnya. Ia juga menambahkan, "Sepak bola itu indah, tetapi juga kejam. Kami tidak boleh terbawa oleh situasi. Kami harus kembali menata cara kami mengelola pertandingan."