Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan di Stadion San Siro, Senin (9/3/2026) dini hari WIB, menghadirkan cerita menarik dengan kemenangan AC Milan.
Kemenangan 1-9 atas Inter Milan sangat krusial bagi AC Milan, yang sebelumnya tertinggal 10 poin. Laga ini menjadi kesempatan terakhir untuk menjaga peluang meraih gelar Serie A musim ini.
Pervis Estupinan mencetak satu-satunya gol dalam laga tersebut. Ia menyebut gol tersebut sebagai yang terpenting dalam kariernya.
Selain hasil di lapangan, gelandang senior Milan, Luka Modric, mengungkapkan kehadiran Sergio Ramos di stadion menambah semangat tim.
Modric mengundang sekitar 60 teman dan anggota keluarganya. Sergio Ramos, mantan rekan setimnya di Real Madrid, turut hadir menyaksikan laga tersebut.
"Saya sangat senang Sergio datang. Dia mengirim pesan kemarin dan mengatakan ingin merasakan atmosfer pertandingan ini," kata Modric, seperti dikutip dari Football Italia.
"Dia datang dan kami menang, jadi itu terasa semakin spesial. Hari ini kami punya sedikit semangat Sergio Ramos," imbuhnya.
Milan Tampil Disiplin
Luka Modric memuji kedisiplinan timnya sepanjang pertandingan.
“Kami selalu percaya. Ini usaha yang luar biasa dari seluruh tim,” kata Modric.
“Babak pertama kami bermain sangat baik. Setelah jeda, Inter mencoba bangkit karena mereka tim yang kuat, tetapi mereka hampir tidak menciptakan peluang berbahaya. Itu menunjukkan betapa solidnya pertahanan kami.”
Meskipun menang, Milan masih tertinggal tujuh poin dari Inter dengan 10 pertandingan tersisa.
Gol Terpenting Estupinan
Estupinan menjadi pahlawan berkat golnya. Bek Ekuador ini memanfaatkan umpan terobosan Youssouf Fofana dan menaklukkan Yann Sommer.
“Ini adalah gol paling penting dalam hidup saya,” ujar Estupinan kepada DAZN Italia.
“Kami bekerja sangat keras sepanjang pekan dan datang ke pertandingan dengan pendekatan yang tepat. Saya sangat senang karena usaha kami terbayar dengan kemenangan.”
Estupinan mengungkapkan bahwa gol tersebut sudah dipersiapkan pelatih Massimiliano Allegri dalam latihan. Ia diminta menyerang sisi pertahanan Inter yang dijaga Luis Henrique.
“Pelatih meminta saya menyerang ruang itu. Saya menemukan momen yang tepat untuk berlari dan akhirnya mencetak gol,” kata Estupinán.
Dengan kemenangan ini, Milan menyapu bersih dua pertemuan derby musim ini. Sebelumnya, Rossoneri juga menang 1-0 pada November lalu.