Adela Kanasya Adies Resmi Dilantik Jadi Anggota DPR RI Gantikan Ayahnya

Adela Kanasya Adies resmi dilantik sebagai anggota DPR RI melalui mekanisme PAW menggantikan Adies Kadir yang kini menjabat hakim Mahkamah Konstitusi.

Ketua DPR RI Puan Maharani resmi melantik Adela Kanasya Adies sebagai anggota DPR RI melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) pada Selasa, 12 Mei 2026. Pelantikan ini berlangsung dalam agenda pembukaan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Nusantara II, Jakarta.

Dilansir dari Medcom, Adela mengisi kursi Fraksi Partai Golkar untuk sisa masa jabatan 2024–2029 menggantikan ayahnya, Adies Kadir. Adies Kadir sebelumnya telah ditunjuk sebagai hakim konstitusi di Mahkamah Konstitusi (MK) dari unsur parlemen.

Prosesi pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan secara Islam yang dipimpin langsung oleh Puan Maharani di ruang rapat paripurna. Adela terpilih melalui mekanisme PAW karena merupakan peraih suara terbanyak kedua bagi Partai Golkar di Daerah Pemilihan Jawa Timur I.

Pada Pemilu Legislatif 2024 silam, Adela berhasil mengantongi 12.792 suara di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Sebelum terjun ke kancah politik praktis, perempuan lulusan Universitas Airlangga ini berkarier sebagai dokter dan praktisi estetika medis.

Landasan hukum pelantikan ini merujuk pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 49/B Tahun 2026 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto. Keputusan tersebut menetapkan peresmian pengangkatan antarwaktu Adela Kanasya Adies terhitung sejak pengucapan sumpah dilakukan.

"Apakah saudari bersedia disumpah berdasarkan agama Islam?" tanya Puan Maharani, Ketua DPR RI, yang kemudian dijawab "Bersedia" oleh Adela sebelum prosesi sumpah jabatan dimulai.

Meski proses PAW ini dinilai sah secara regulasi perolehan suara, kehadiran Adela sempat memicu diskusi publik mengenai politik kekerabatan di parlemen. Namun, pihak Partai Golkar menegaskan bahwa seluruh prosedur telah dijalankan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Rapat paripurna tersebut juga dihadiri oleh pimpinan dan anggota dewan lainnya dengan atribut resmi lengkap. Agenda persidangan kemudian dilanjutkan dengan pidato pembukaan masa sidang baru oleh pimpinan DPR RI.

Recommended