Agung Rizki Satria mengukuhkan posisinya sebagai penyerang andalan Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia setelah berhasil membawa tim nasional lolos ke putaran Piala Dunia 2022 di Turki. Pencapaian ini diungkapkan dalam wawancara terbaru pada April 2026 sebagai refleksi atas perjalanan karier profesionalnya di dunia olahraga difabel.
Dilansir dari Bola, atlet asal Sumatera Selatan ini mencatatkan torehan spektakuler sebagai pencetak gol terbanyak di Malaysia pada tahun 2023. Ia juga menyabet gelar top scorer dalam turnamen yang diselenggarakan oleh Kemenpora pada musim 2024/2025.
Kehilangan kaki kanan dialami Agung akibat kecelakaan lalu lintas saat ia berusia tujuh tahun ketika sedang menempuh perjalanan mudik menuju Palembang. Saat kejadian, Agung yang sedang tertidur di tangki motor ayahnya terbangun dalam kondisi kaki yang sudah terputus dan dievakuasi menggunakan mobil terbuka.
Keluarga Agung juga menjadi korban dalam insiden tersebut, di mana kedua orang tuanya mengalami patah tulang yang cukup parah. Meskipun sempat mengalami masa sulit untuk beradaptasi dengan tongkat, dukungan penuh dari orang tua mendorongnya untuk mulai menekuni sepak bola sejak usia sembilan tahun.
"Waktu kejadian, posisinya saya sedang tidur. Jadi tidak tahu bagaimana ceritanya. Ketika terbangun kondisi kaki sudah tidak ada lagi, sudah putus," kata Agung Rizki Satria saat mengenang peristiwa yang mengubah hidupnya tersebut.
Agung mengaku sempat ragu untuk bermain bola bersama teman-temannya karena kondisi fisiknya. Namun, inisiatifnya meminta dibelikan bola oleh sang ayah menjadi titik balik yang membuatnya bisa berbaur dan bermain bersama anak-anak lain di lingkungannya.
Kini, selain aktif sebagai pesepak bola profesional, pria yang memiliki hobi mendaki gunung ini terus menginspirasi komunitas disabilitas melalui dedikasinya di lapangan hijau. Agung tetap fokus mempersiapkan diri untuk kompetisi-kompetisi internasional mendatang bersama skuat Garuda Inklusi.