Pemain muda Real Madrid, Franco Mastantuono, dipastikan absen dalam beberapa pertandingan mendatang. Penalti ini menyusul kartu merah langsung yang ia terima akibat perilaku tidak hormat terhadap wasit pada laga melawan Getafe, Selasa (3-3-2026) dini hari WIB, di Stadion Santiago Bernabeu, dilansir dari Bola.
Keputusan tegas wasit Alejandro Muniz untuk mengusir Mastantuono menjadi sorotan. Insiden tersebut terjadi saat ketegangan memuncak di menit-menit akhir pertandingan, di mana Real Madrid mengalami kekalahan 1-2 dan frustrasi dengan taktik buang-buang waktu Getafe.
Mastantuono terus melancarkan protes setelah Getafe mendapatkan tendangan bebas di area Real Madrid. Namun, protes tersebut dinilai wasit telah melampaui batas. Muniz, yang telah menoleh tajam ke arah Mastantuono, tanpa ragu menghentikan permainan dan langsung mengeluarkan kartu merah.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyatakan secara terbuka bahwa perilaku pemainnya tersebut tidak dapat diterima. Ia menegur Mastantuono karena dinilai tidak mampu mengendalikan emosinya.
Menurut laporan Diario AS yang dikutip dari Bola, laporan resmi wasit mengungkapkan ucapan yang memicu kartu merah tersebut. Dokumen wasit mencatat insiden ini terjadi pada menit ke-90.
"Pada menit ke-90, pemain Franco Mastantuono (30) diusir karena mengucapkan kepada saya, berteriak dua kali: 'What a disgrace, what a f***ing disgrace,'" demikian isi laporan resmi wasit.
Prediksi Durasi Skorsing
Dengan adanya kartu merah langsung, sanksi otomatis satu pertandingan kemungkinan tidak akan cukup. Berdasarkan Kode Disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), tindakan menghadapi wasit dengan kata-kata atau sikap tidak hormat atau merendahkan, yang tidak termasuk pelanggaran paling serius, dapat dikenai sanksi larangan bermain antara dua hingga tiga pertandingan.
Dalam praktiknya, kasus-kasus serupa seringkali berujung pada larangan bermain sebanyak dua laga. Jika prediksi ini akurat, Mastantuono akan melewatkan dua pertandingan penting Real Madrid di La Liga.
Laga pertama yang akan dilewatkan Mastantuono adalah pertandingan tandang Real Madrid kontra Celta Vigo, Sabtu (7-3-2026) dini hari WIB di Balaidos. Selain itu, ia juga diperkirakan absen saat Los Blancos menjamu Elche pada pekan berikutnya, Minggu (15-3-2026) dini hari WIB.
Kedua pertandingan La Liga tersebut terjepit di antara jadwal Liga Champions menghadapi Manchester City. Apabila sanksi berakhir sesuai perkiraan, Mastantuono diharapkan dapat kembali memperkuat Real Madrid dalam derbi melawan Atletico Madrid di Bernabeu pada Senin (23-3-2026) dini hari WIB.
Sanksi Tambahan untuk Pemain Real Madrid
Tidak hanya Mastantuono, Komite Disiplin RFEF juga menjatuhkan skorsing kepada dua bek Real Madrid lainnya, Dean Huijsen dan Alvaro Carreras. Keduanya menerima kartu kuning kelima musim ini dari wasit Muniz Ruiz pada pertandingan yang sama kontra Getafe.
Hukuman ini secara otomatis membuat Huijsen dan Carreras diskorsing satu pertandingan. Madrid sempat mengajukan banding untuk kartu merah Mastantuono dan kartu kuning Aurelien Tchouameni, namun permohonan tersebut ditolak. Keputusan-keputusan ini menambah frustrasi di kalangan pejabat klub.
Real Madrid kini harus menghadapi jadwal pertandingan yang padat dan menantang. Setelah rentetan hasil kurang memuaskan dan sanksi pemain, tim asuhan Alvaro Arbeloa dituntut untuk segera berbenah demi menjaga jarak dengan Barcelona dalam perburuan gelar La Liga musim ini.