Alvaro Arbeloa Bantah Sebut Kylian Mbappe Penyerang Keempat Real Madrid

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa membantah klaim Kylian Mbappe yang menyebut dirinya sebagai pilihan keempat di lini depan Los Blancos.

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa membantah keras pernyataan Kylian Mbappe yang mengaku disebut sebagai penyerang keempat di dalam skuad Los Blancos, setelah penyerang asal Prancis tersebut dicadangkan dalam laga melawan Real Oviedo.

Komentar Mbappe mencuat setelah Real Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Real Oviedo, di mana ia mengeklaim berada di belakang Vinicius Junior, Gonzalo Garcia, dan Franco Mastantuono dalam urutan lini depan, sebagaimana dilansir dari Bola.

Arbeloa segera memberikan klarifikasi mengenai situasi tersebut dan menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyampaikan pernyataan yang diklaim oleh sang penyerang.

"Saya ingin punya empat penyerang. Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya tidak punya empat penyerang dan saya tidak pernah mengatakan kalimat itu kepada Mbappe," ujar Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Sang pelatih menduga ada kesalahpahaman dalam komunikasi yang terjalin di antara mereka berdua mengenai posisi di tim utama.

"Mungkin dia salah memahami apa yang saya katakan, saya benar-benar tidak tahu harus berkata apa lagi," kata Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Arbeloa menegaskan kekuasaan penuh atas penentuan susunan pemain berada di tangannya, seraya menjelaskan bahwa keputusan mencadangkan Mbappe murni demi menjaga kondisi fisik menjelang laga hari Minggu melawan Sevilla.

"Jika saya tidak memainkannya, maka dia tidak bisa bermain. Saya yang memutuskan, saya adalah pelatihnya," ujar Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Mantan bek Los Blancos itu memahami kekecewaan yang dirasakan oleh sang pemain bintang karena tidak masuk dalam daftar kesebelasan utama sejak awal pertandingan.

"Hari ini dia tidak menjadi starter karena ini bukan pertandingan hidup dan mati. Kami masih punya laga pada Minggu dan saya yakin dia akan menjadi penyerang utama saat melawan Sevilla," kata Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Arbeloa mengutamakan keselamatan pemain dan menghindari risiko cedera di tengah jadwal kompetisi yang padat.

"Saya mengerti pemain yang tidak bermain pasti tidak senang. Saya bisa memahami dia tidak bahagia, tetapi keputusan itu dibuat berdasarkan situasi yang ada. Saya tidak ingin mengambil risiko. Itu keputusan paling logis dan masuk akal," ujar Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Ketegangan internal di ruang ganti Real Madrid dalam beberapa pekan terakhir juga diakui oleh Arbeloa, yang menyatakan situasi ini tidak hanya melibatkan Mbappe saja.

"Hal seperti ini tidak hanya terjadi dengan Kylian, tetapi juga dengan banyak pemain lain. Situasi seperti ini memang terjadi karena keadaan yang berbeda dibanding era pelatih sebelumnya di klub ini," kata Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Meskipun menghadapi dinamika tersebut, Arbeloa tetap teguh mempertahankan prinsip serta keputusan taktis yang diambilnya.

"Saya memiliki hati nurani yang bersih. Saya akan melakukan yang terbaik yang saya bisa. Saya tidak peduli dengan hal lain, saya akan terus melakukan apa yang saya anggap benar sampai hari terakhir," ujar Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Arbeloa kemudian menanggapi pertanyaan seputar potensi hilangnya rasa hormat dari para pemain bintang terhadap posisinya sebagai pelatih kepala.

"Saya tidak berharap para pemain memberikan kembali apa yang sudah saya berikan kepada mereka. Saya tahu bagaimana karakter pemain sepak bola. Saya tahu bagaimana cara mereka berpikir, apalagi pemain dengan level seperti ini," kata Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Arbeloa menutup pernyataannya dengan menegaskan sikapnya yang tidak akan berubah dalam memimpin skuad Los Blancos.

"Saya bisa memahami semuanya. Saya tidak akan mengubah satu pun hal yang sudah saya lakukan atau katakan," ujar Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Recommended